Jumat, 20 Oktober 2017

Banjar Miliki Tiga Perpustakaan Desa Berbasis TI

id Banjar Miliki Tiga Perpustakaan Desa Berbasis Ti
Martapura, (Antaranews Kalsel) - Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, memiliki tiga perpustakaan desa berbasis teknologi informasi dilengkapi sarana komputerisasi sehingga mampu mengakses setiap informasi yang dibutuhkan.

Bupati Banjar Khalilurrahman di Kota Martapura, Minggu mengatakan, tim verifikasi Perpuseru sudah menyatakan tiga perpustakaan desa lolos sebagai perpustakaan berbasis TI.

"Kami bersyukur karena tiga desa sudah memiliki perpustakaan berbasis teknologi informasi sehingga seluruh masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas yang tersedia," ujarnya.

Ia menyebutkan, tiga perpustakaan desa berbasis teknologi informasi yakni Desa Dalam Pagar, Desa Indrasari dan Kelurahan Pasayangan yang masing-masing diberi tiga unit komputer.

Ia mengatakan, fasilitas komputer yang dimiliki perpustakaan desa dapat digunakan masyarakat mengakses apa pun yang dibutuhkan baik informasi atau perkembangan pembangunan terkini.

"Harapan kami, seluruh fasilitas yang tersedia di perpustakaan desa dapat digunakan masyarakat secara maksimal dan jangan lupa merawatnya sehingga bisa terus dipakai," pesannya.

Menurut dia, Pemkab Banjar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus berusaha untuk memaksimalkan peran perpustakaan umum dengan memberi layanan perpustakaan.

Disebutkan, layanan perpustakaan yang diberikan mulai dari kecamatan, sekolah hingga perpustakaan desa yang dilengkapi layanan pinjam pustaka dan layanan internet.

"Kami berharap, seluruh fasilitas yang disiapkan di perpustakaan dimanfaatkan maksimal sehingga seluruh masyarakat bisa mendapatkan informasi yang cepat dan tepat," ujarnya.

Dikatakan, perpustakaan keliling juga disiapkan mendatangi sejumlah titik untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi termasuk datang ke lingkungan pondok pesantren.

"Kami ingin seluruh masyarakat di Kabupaten Banjar gemar membaca sehingga bisa mendapatkan segala informasi dari fasilitas yang tersedia baik melalui buku maupun internet," katanya.

Editor: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga