Selasa, 24 Oktober 2017

Masyarakat Terpencil Hibahkan Tanah Bangun SMK

id Pendidikan, Terpencil, SMK, HSU
Masyarakat Terpencil Hibahkan Tanah Bangun SMK
Salah satu SMA di Daerah terpencil di kabupaten HSU. (Antara/dok.)
Masyarakat di Desa Sapala sudan menghibahkan tanah untuk pembangunan SMK, jadi kami berharap Disik Provinsi bisa merealisasikan pembangunannya,
Amuntai, (Antaranews.Kalsel) - Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan berharap rencana pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Paminggir bisa terealisasi karena masyarakat sudah menghibahkan tanah bagi pembangunan sekolah.


Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Rahmat di Amuntai, Kamis mengatakan Disdik HSU berencana merealisasikan keinginan masyarakat untuk membangunkan SMK di kecamatan terpencil namun belum sempat terwujud karena bidang tugas untuk sekolah menengah atas sudah diambil alih Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk untuk sekolah luar biasa tingkat SD dan SLTP.

"Masyarakat di Desa Sapala sudan menghibahkan tanah untuk pembangunan SMK, jadi kami berharap Disik Provinsi bisa merealisasikan pembangunannya," ujar Rahmat.

Rahmat mengatakan, rencana pembangunan SMK swasta di Kecamatan Paminggir akan membuka jurusan sesuai potensi lokal dibidang perikanan dan peternakan. Rencananya jurusan yang ibuka eperti budi daya air tawar dan dan ternak itik.

Namun, kata Rahmat, upaya membangun SMK sekarang tergantung kepada Disdik Kalsel yang sekarang membidangi pendidikan menegah atas, sedang Disdik Kabupaten HSU hanya menangani bidang pendidikan TK, PAUD, SD dan SMP.

Disik Kabupaten HSU juga masih memberikan bantuan insentif khusus bagi tenaga pendidik atau pengajar yang bertugas di Kecamatan Paminggir karena masuk kategori kecamatan tertinggal. Insentif juga diberikan kepada tenaga pendidik di Desa Pawalutan dan Pulau Damar yang masuk kategori desa terpencil di Kecamatan Banjang.

Selain di Kecamatan Paminggir, Disdik semula juga akan membangun SMK di Desa Pulau Tambak Kecamatan Amuntai Selatan karena keinginan masyarakat yang juga telah menghibahkan tanah untuk pembangunannya.

"Bahkan di beberapa desa, masyarakatnya juga bersedia menghibahkan tanah untuk pembangunan SMK seperti Desa Bitin, Bararawa dan Haur Gading," pungkasnya.


Editor: Eddy Abdillah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga