Pada tahun 2016 tercatat sebanyak 97 ribu orang atau 4,83 persen pengangguran dari jumlah penduduk KalselBanjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalimantan Selatan Antonius Simbolon mengatakan, angka pengangguran di Kalsel mengalami peningkatan dari tahun 2015 yakni, sebesar 1.216 orang atau 1,23 persen di tahun 2016.
"Pada tahun 2016 tercatat sebanyak 97 ribu orang atau 4,83 persen pengangguran dari jumlah penduduk Kalsel," ujar Kadis Tenag Kerja dan Transmigrasi Kalsel Antonius Simbolon, di Banjarmasin, Selasa (1/11).
Menurut dia, terjadinya peningkatan angka penggaguran tersebut karena kegiatan sektor pertambangan di Kalsel banyak yang tutup.
"Penyerapan tenaga kerja di Kalsel lebih banyak di sektor pertambangan, karena saat ini banyak yang tutup, maka terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK)," ungkapnya.
Untuk mengatasi hal itu, sebut dia, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel melakukan berbagai pelatihan kewiarausahan bagi masyarakat agar dapat menciptakan lapangan kerja baru.
Selain itu, untuk mengatasi pengangguran di Kalsel, sebut dia, pihaknya juga berkordinasi dengan lembaga pinjaman modal agar masyarakat bisa membuka usaha baru.
"Kita juga berharap agar ada investor membuka usaha di Kalsel, sehingga dapat menyerap tenaga kerja baru," ungkaapnya.
Pewarta: AriantoEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.