"Tujuh jam kami antre baru bisa menyeberang," kata seorang penumpang dari Kotabaru M Ishak, di Kotabaru, Jumat.
Ishak menuturkan, ia bersama akeluarganya yang akan bersilaturrahmi ke Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu sampai di daerah pelabuhan Tanjung Serdang, Kabupaten Kotabaru sekitar pukul 15.00 Wita.
Mobil yang ditumpanginya baru mendapatkan giliran untuk diseberangkan sekitar pukul 00.00 Wita.
"Menunggu antrean yang panjang itu menjenuhkan, terlebih siang itu cuaca sangat panas," tambahnya.
Usai bersilaturrahmi, Ishak, bersama keluarganya berniat pulang cepat agar bisa segera diseberangkan.
Namun kenyataanya, antrean penumpang bukan bertambah sepi, khususnya penumpang jenis kendaraan semakin padat.
Guru sekolah dasar dan keluarganya itu memutuskan, untuk kembali ke Kotabaru dengan menggunakan spedboat dari Batulicin-Kotabaru.
Seorang petugas posko di Tanjung Serdang, Brigadir satu Suprapto, menuturkan, sekitar pukul 00.00 Wita jumlah kendaran yang belum diseberangkan mencapai ratusan buah.
"Arus balik di pelabuhan tanjung Serdang-Batulicin membludak, lebih padat dibandingkan pada puncak arus mudik," jelasnya.
Suprapto menjelaskan, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Batulicin bahkan sudah mengerahkan semua kapalnya untuk menangkut penumpang, tetapi antrean masih cukup panjuang./C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.