Potensi kelautan dan perikanan Kalsel besar sehingga kami bertekad mampu membangun kekuatan baru melalui dua sektor itu,
Banjarbaru (Antaranews Kalsel) - Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengatakan, provinsi ini bertekad membangun kekuatan ekonomi baru di sektor kelautan dan perikanan.


"Potensi kelautan dan perikanan Kalsel besar sehingga kami bertekad mampu membangun kekuatan baru melalui dua sektor itu," ujar gubernur di Banjarbaru, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan gubernur pada forum yang dihadiri pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kepala DKP dari seluruh Indonesia dan undangan lain.

Menurut gubernur, tekad tersebut ditanamkan karena potensi sektor kelautan dan perikanan Kalsel yang besar sehingga bisa dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi baru.

"Kami berupaya mengembangkan sektor kelautan dan perikanan agar bisa menjadi pendorong kemajuan perekonomian, disamping menaikkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Disebutkan, potensi kelautan dan perikanan Kalsel antara lain budidaya air payau yang luasannya mencapai 84,9 hektare, budidaya kolam seluas 39,5 ribu hektare.

Kemudian, budidaya minapadi sebanyak 4,8 ribu hektare, budidaya jaring apung 5,4 ribu hektare dan perairan umum dengan potensi yang dimiliki sebesar 1 juta hektare.

Selanjutnya, produksi perikanan hasil penangkapan 2015 sebesar 308 ribu ton, produksi perikanan budidaya 118,15 ribu ton, dan produksi benih sebanyak 309 juta ekor.

"Seluruh potensi itu harus mampu memberikan kontribusi baik kepada pemerintah maupun masyarakat agar ekonominya semakin baik dan terjaga hingga sekarang," ujarnya.

Dikatakan, hampir seluruh usaha perikanan mengalami perluasan areal disertai peningkatakan konsumsi ikan masyarakat Kalsel yang tersebar pada 13 kabupaten dan kota.

"Konsumsi ikan masyarakat Kalsel 46,5 kilogram per kapita dan angka itu berada diatas angka rata-rata nasional sehingga konsumsi ikan masyarakat lebih baik," katanya.


Pewarta: Yose Rizal
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026