Kinerja manajemen tiga diantara sejumlah perusahaan daerah air minum di Provinsi Kalimantan Selatan dinilai "kurang sehat".
      
Pasalnya tiga PDAM tersebut tingkat pelayanan masih jauh di bawah standar Millenium Development Goals (MDGs), ungkap Sekretaris Komisi II bidang ekonomi keuangan DPRD Kalsel, Burhanuddin di Banjarmasin, Selasa.
       
Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel yang juga membidangi perusahaan daerah (Perusda) mengemukakan hal tersebut terkait perkembangan PDAM di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut.
       
Tiga PDAM di Kalsel yang belum memberikan layanan yang baik dan perlu perhatian semua pihak yaitu milik pemerintah kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala), Balangan dan Tanah Bumbu (Tanbu).
       
Untuk PDAM Pemkab Balangan dan Tanbu, masih bisa dimaklumi karena dua kabupaten tersebut merupakan daerah pemekaran atau baru berdiri sendiri sejak April 2003, kata Sekretaris Fraksi PBR.
      
"Tapi untuk PDAM Pelaihari Tala perlu penanganan lebih serius agar keberadaan perusahaan daerah itu betul-betul banyak mendatangkan manfaat bagi masyarakat terutama dalam hal kebutuhan air bersih," lanjutnya.
       
Tingkat cakupan pelayanan air bersih dari PDAM Tala sampai saat ini baru mencapai sekitar 40 persen wilayah perkotaan Pelaihari yang menjadi ibu kota kabupaten tersebut.
       
Sedangkan standar pelayanan air bersih sebuah PDAM menurut MDGs cakupannya minimal 80 persen wilayah perkotaan.
       
Selain itu, kondisi jaringan perpipaan PDAM Pelaihari (65 Km timur Banjarmasin) tersebut, menurut keterangan pihak direksinya, sebagian besar sudah tua, sehingga sering terjadi kebocoran. 

Oleh sebab itu, Komisi II DPRD Kalsel menyambut positif terhadap sikap Pemprov yang akan memberikan tambahan penyertaan modal daerah kepada PDAM termasuk PDAM Tala, Tanbu dan Balangan, tandasnya.
       
"Karena penyediaan air bersih salah satu kebutuhan primer warga masyarakat dan sebagai salah satu bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Burhanuddin.
       
Dari 13 kabupaten/kota di Kalsel terdapat 12 PDAM yaitu PDAM Bandaramasih milik Pemko Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Tala, Tanbu, Kotabaru, Tapin, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan dan Kabupaten Tabalong.
       
Sementara untuk pelayanan kebutuhan air bersih di wilayah Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar oleh PDAM Intan Banjar.


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026