Sistem pelayanan Bank Kalsel saat ini merambah kalangan pagawai menyusul diresmikannya operasional kantor cabang pembantu (KCP) di lingkungan sekretariat Kantor Bupati Tanah Bumbu (Tanbu), Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat.

Peresmian KCP Bank Kalsel tersebut merupakan KCP yang keempat, setelah sebelumnya dibuka kator cabang di daerah Satui, Nagara, dan Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) pada 2010.

"Hal ini menunjukan pelayanan Bank Kalsel benar-benar berorentasi pada pelanggan, khususnya di lingkungan Sekretariat Daerah Tanah Bumbu yang secara umum pelangganya adalah pegawai," kata Wakil Bupati Tanah Bumbu, Defriadi Darjat, saat membuka acara peresmian kantor tersebut.

Di era reformasi dan kapitalistik sekarang, tambah Wabup, rakyat sangat memerlukan kecepatan dan ketepatan dalam hal pelayanan. Bank Kalsel sebagai wakil pemerintah daerah diharapkan memberi pelayan yang terbaik kepada pelanggan.

"Harus ada improvisasi dalam sistem kerja Bank Kalsel. Selain melayani pelanggan yang umumnya pegawai pemerintah, mulailah mengembangkan usaha-usaha dimasyarakat," jelas Wabup.

Dengan diresmikanya KCP Bank Kalsel di lingkungan Kantor Bupati Tanbu, secara keseluruhan jaringan layanan bank tersebut di Provinsi Kalimantan Selatan terdiri dari satu kantor cabang utama, 13 cabang, dua cabang syariah, empat cabang pembantu, 11 unit BPD, dua kedai syari'ah, 10 kantor kas, dan 29 ATM.

Keberadaan KCP tersebut diharapkan dapat memberi sistem pelayanan perbankan yang dibutuhkan masyarakat secara lebih mudah mengingat lokasinya yang saat ini lebih dekat.

Pada kesempatan itu, Kepala Bank Kalsel Cabang Batulicin, Nordin, juga mengatakan, pada 2010 Bank Kalsel mampu membukukan aset senilai Rp4,57 triliun.

Nilai aset tersebut mengalami pertumbuhan 11, 91 persen dibandingkan 2009.

Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami pertumbuhan dari  6,96 persen menjadi Rp3,77 triliun. Angka kredit juga tumbuh dari 21,69 persen menjadi Rp2,92 triliun, dan jumlah laba tumbuh dari 33,63 persen menjadi Rp159,05 miliar.

Pertumbuhan sebesar itu, katanya, adalah prestasi Bank Kalsel pada 2010.

Realisasi kinerja positif berhasil dipertahankan oleh Kantor Bank Kalsel Cabang Batulicin hingga Maret 2011. Saat itu peningkatan aset yang diperoleh mencapai 32,60 persen terhitung sejak Maret 2010.

Kontribusi pertumbuhan aset diperoleh dari peningkatan DPK sebesar 41,88 persen, simpanan berjangka tumbuh sebesar 19,56 persen, dan pertumbuhan giro mencapai 42,12 persen.

Komposisi DPK tabungan mampu menempati porsi peningkatan terbesar yang tumbuh signifikan sebesar 52,16 persen. Peningkatan penghimpunan DPK juga dibarengi dengan ekspansi kredit.

Hingga Maret 2011, Bank Kalsel Cabang Batulicin berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp183 miliar atau tumbuh sekitar 17,17 persen sejak Maret 2010.

Dari hasil Operasionalnya Kantor Cabang Batulicin tersebut telah berhasil membukukan laba yang juga terus meningkat sebesar 18,89 persen. 
Keberhasilan kinerja Bank Kalsel tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah atas keberadaaanya hingga saat ini.

Nordin berjanji akan terus berusaha membenahi pelayanan menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

"Jangan segan memberi saran, pendapat, keluhandan kritikan kepada kami. Sebab dari sanalah kami banyak belajar untuk menjadi yang lebih baik," katanya.(yanto/B)


Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026