International Consolidated Airlines Group, sebuah perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Anglo-Spanyol, adalah pemain terburuk (top loser) dalam saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya terjun bebas 27,01 persen.
Diikuti oleh saham perusahaan manajer investasi internasional M&G Investments yang terperosok 25,17 persen, maskapai penerbangan Inggris berbiaya rendah EasyJet anjlok 19,32 persen.
Baca juga: Bursa Inggris turun tajam
Sementara itu, Evraz, perusahaan pembuat dan penambangan baja multinasional terintegrasi secara vertikal, melonjak 6,34 persen, peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan perangkat lunak multinasional Inggris Sage Group yang terangkat 5,29 persen, serta perusahaan penjaminan, inspeksi, pengujian produk dan sertifikasi multinasional Inggris Intertek Group menguat 5,16 persen.
Baca juga: Saham Inggris rontok dampak kekhawatiran dampak Virus Corona
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.