Peristiswa besar dan luar biasa seperti Isra Mi'raj yang diperingati Umat Islam diseluruh dunia pada Bulan Rajab setiap tahun ternyata informasinya hanya termuat pada satu ayat di dalam kitab suci Al-Qur'an.

Pengurus Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai KH. Husin Nafarin justru mengaku puas dengan satu ayat tersebut karena sudah mencakup syarat-syarat informasi berita yang lengkap.

"Meskipun hanya ada satu ayat yang menceritakan tentang Peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW namun sudah memenuhi kaidah ilmu Jurnalistik yang memuat 5W +1H dalam menyampaikan suatu informasi," ujar Husin Nafarin di Amuntai, Kamis.

Dirinya mengatakan, ayat dimaksud adalah ayat pertama dari Surah Al Isra yang terjemahannya berbunyi Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (Kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Menurut Husin, keterangan dari ayat pertama Surah Al Isra ini  telah memuat poin-poin penting dari kaidah suatu berita atau informasi dalam dunia jurnalistik modern.

Dijelaskan kaidah jurnalistik 5 W + 1H yakni Who, What, Where, When, Why dan How telah terinformasikan di ayat pertama Al Isra yang mengajarkan pada Umat Islam tata cara menyampaikan suatu informasi untuk kepada orang lain. 

Menurutnya, peristiwa Isra Mi'raj sendiri tidak bisa dinalar oleh pikiran dan akal, melainkan oleh keimanan. Barang kali itu sebabnya Allah cukup menyampaikannya melalui satu ayat.

Menghadiri Peringatan Isra Mi'raj di Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai, Husin Nafarin mengajak Umat Islam untuk mengambil pelajaran dan hikmah dari Peristiwa Isra Mi'raj untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Peristiwa Isra Mi'raj selalu diperingati oleh Umat Islam karena banyak hikmah dan pelajaran yang diperoleh Nabi Muhammad SAW saat melakukan perjalanan tersebut seperti menyaksikan azab neraka dan kenikmatan Surga.

"Pada peristiwa Isra Mi'raj pula Nabi Muhammad menerima.perintah melaksanakan Ibadah Sholat Fardhu lima waktu sebagai ibadah yang utama," katanya.

Peringatan Isra Mi'raj di Mesjid Ponpes Rakha Amuntai diantaranya turut dihadiri sejumlah alim ulama, pejabat pemerintah daerah, penguasaha lokal H.Iyan Wahyu dan pengurus ponpes serta para santri.
 

Pewarta: Eddy Abdillah

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019