Pencapaian target pendapatan pajak 2012 wilayah Kalimantan Selatan berada pada urutan ketiga nasional sebab kendati saat ini baru semester pertama target pendapatan telah mencapai 50 persen dari total target Rp4,7 triliun.

Kepala Seksi Data dan Potensi Kanwil DJP Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Sjafardamsah di Banjarmasin Rabu mengatakan, meningkatnya pencapaian target pajak itu sebagai tanda bahwa tingkat kepatuhan wajib pajak di Kalsel meningkat cukup signifikan.

Berdasarkan data pendapatan pajak sejak Januari hingga Juni 2012 pendapatan dari seluruh jenis pajak di Kalsel sebesar Rp2,3 triliun naik dibanding 2011 periode yang sama yang jauh lebih kecil dari jumlah tersebut.

"Tentu saja ini sangat membanggakan, karena artinya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak semakin tinggi, kalau 2011 Kalsel berada di pososi ke 13 untuk pencapaian target pendapatan pajak" katanya.

Komponen pendapatan pajak tersebut antara lain yaitu dari PPN sebesar 30 persen dari target pendapatan seluruhnya yaitu, mencapai Rp594 miliar naik dibanding 2011 yang hanya Rp456 miliar pada periode sama yaitu Januari hingga Juni.

Tingginya pembayaran pajak dari PPN tersebut, kata dia, membuktikan bahwa transaksi ekonomi dari penjualan maupun pembelian di Kalsel cukup besar dan hal tersebut pertanda pertumbuhan ekonomi Kalsel juga berkembang cukup baik.

"Walaupun berdasarka analisa Bank Indonesia dan BPS pertumbuhan ekonomi Kalsel sekitar 6 persen namun pertumbuhan pendapatan pajak PPN sebesar 30 persen, ini adalah prestasi yang cukup bagus," katanya.

Selanjutnya, yaitu pendapatan pajak dari PPH sebesar 13,43 persen dengan nilai Rp1,562 triliun, dan hanya pajak PPN impor yang cenderung turun menjadi hanya Rp22 miliar dibanding sebelumnya Rp26 miliar.

Menurunnya, hasil pajak PPN impor tersebut, karena imbas dari krisis ekonomi di Eropa yang hingga kini masih berlangsung, sehingga transaksi maupun kegiatan impor dan ekspor juga menurun, bukan hanya di Kalsel tetapi juga rata-rata nasional.

Total target pajak 2012, tambah dia, naik sekitar 20 persen dibanding nilai pajak 2011, dan diprediksi pencapaian hingga akhir 2012 bisa diatas Rp4,7 triliun.

"Bila dilihat dari pencapaian saat ini, saya yakin pendapatan hasil pajak Kalsel akan melampaui target yang telah kita tetapkan, kita berharap pertumbuhan ekonomi akan terus membaik," katanya.

Meningkatkan kesadaran wajib pajak tersebut, tambah dia, karena pihaknya cukup gencar melakukan sosialisasi dan diluncurkan kemudahan pembayaran pajak karena sistem yang terus diperbaiki untuk kemudahan seluruh wajib pajak./C

Pewarta:

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012