Para wakil rakyat atau anggota DPRD Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan mengharapkan pemerintah daerah dan masyarakat Kotabaru agar dapat mencontoh cara pengelolaan ternak di Medan untuk mendukung program swasembada daging daerah.

Ketua DPRD Kotabaru H Alpidri Supian Noor MAP, Senin mengatakan, Pemerintah Kota Medan memang benar-benar menekankan kepada masyarakat agar pengelolaan ternak dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Pemerintah daerah setempat juga memberikan tugas kepada dinas terkait untuk melakukan pengawasan, agar tidak ada penyelewengan yang dilakukan masyarakat.

"Di sana masyarakat benar-benar dan ada keseriusan untuk melaksanakan program pemerintah dalam beternak," kata Alpidri.

 Sebagai pendukung, pemerintah Kota Medan menganggarkan dana melalui APBD yang cukup besar, didukung dana dari pusat melalui APBN .

 "Tidak mengherankan kalau di Medan memiliki sekitar 500 ribu sapi potong dan 51 ribu sapi perah," imbuhnya.

Untuk mendukung prgram tersebut, kata Kader Partai Golkar, bahwa Pemerintah Kota Medan melakukan kerjasama dengan perkebunan untuk membantu masyarakat, agar pengelolaan ternak tidak terganggu.

Hal itu dimaksudkan agar masyarakat diperbolehkan melepas ternaknya ke areal kebun perusahaan karena banyak rumput dan makanan ternak yang lainnya.

Dengan adanya pakan ternak yang ada di areal kebun perusahaan, sehingga masyarakat dapat mengurangi biaya pembelian untuk pakan ternak.

Namun perusahaan juga meminta kepada masyarakat peternak, supaya dapat menjaga tanaman yang berada di areal perkebunan sehingga kedua belah pihak saling diuntungkan, pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Kotabaru H Sabri Madani menargetkan Kabupaten Kotabaru mampu berswasembada daging sekitar 2015.

Untuk mewujudkan target tersebut, Pemkab Kotbaru melalui Dinas Peternakan membagi-bagikan bibit ternak sapi unggul dengan dilengkapi pendapingan dari petugas penyuluh lapangan, serta membangun insfrastruktur di lahan khusus untuk sentra pembibitan ternak.C/C

Pewarta:

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012