Pemerintah Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan mempersiapkan program pengentasan kemiskinan bagi masyarakat kurang mampu di kota itu melalui kegiatan renovasi rumah yang tidak layak huni.


Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Banjarbaru, Rustam Effendi, Sabtu mengatakan, setiap rumah yang di renovasi mendapat bantuan uang tunai sebesar Rp5 juta yang seluruhnya harus digunakan untuk merenovasi rumah sehingga lebih layak huni.

 "Dana yang disiapkan untuk setiap rumah sebesar Rp5 juta, dan jika ada kekurangan diharapkan bantuan dari warga sekitar maupun pihak lain yang ingin membantu," ucapnya.

Syarat rumah yang direnovasi, pemiliknya memiliki KTP Banjarbaru dan bertindak sebagai kepala keluarga disamping memiliki surat keterangan atas tanah dan bangunan yang ditinggali.

Kepala keluarga bersangkutan juga tidak memiliki pekerjaan atau punya pekerjaan tetapi penghasilannya cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga membutuhkan bantuan pangan termasuk penerima beras miskin.

 Menurut dia, pihaknya sudah meminta kelurahan mengirimkan data-data rumah tidak layak huni dan membutuhkan renovasi sehingga bisa dijadikan sasaran program tersebut.

Dikatakan, hasil pendataan yang dilakukan 20 kelurahan terdapat 257 rumah yang masuk kategori tidak layak huni dan diusulkan sebagai calon rumah yang di renovasi.

"Namun, karena dananya terbatas sehingga hanya dipilih 40 unit rumah yang akan direnovasi atau setiap kelurahan memilih secara prioritas dua unit rumah di wilayahnya," kata dia.

Ia mengatakan lebih lanjut, pihaknya masih menunggu data dari kelurahan mengenai rumah yang diprioritaskan di renovasi sehingga kegiatan yang difasilitasi Unit Pengelola Keuangan (UPK) kelurahan itu bisa dijalankan.

"Kami masih menunggu data-data rumah yang prioritas di renovasi. Jika sudah ada datanya dan seluruh syarat yang telah ditentukan terpenuhi maka renovasi bisa segera dilakukan," katanya.

Ditambahkan, program pengentasan kemiskinan dengan kegiatan renovasi rumah tidak layak huni itu diharapkan berlanjut pada 2013 sehingga rumah-rumah yang belum direnovasi bisa masuk dalam program lanjutan tersebut. "Informasi yang kami terima,

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan juga menjalankan program serupa sehingga diharapkan rumah yang belum masuk program bisa di renovasi melalui program dinas itu," katanya./zal/C

Pewarta:

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012