Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab apabila bangsa Indonesia mengalami kelaparan karena telah disumpah sebagai kepala negara sekaligus mandataris kedaulatan rakyat.

Hal itu disampaikan dalam sambutan pada peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, yang dipantau daring melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

“Saya sebagai Presiden yang bertanggung jawab, mandataris kedaulatan rakyat. Saya yang disumpah, saya yang bertanggung jawab. Kalau bangsa ini lapar, saya yang bertanggung jawab,” tegas Prabowo.

Ia menegaskan tidak ada pihak lain yang dapat dimintai pertanggungjawaban apabila bangsa mengalami kelaparan selain dirinya sebagai kepala negara.

Prabowo juga menyampaikan bahwa dirinya telah menugaskan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta jajaran untuk mencapai swasembada pangan dalam waktu empat tahun, namun target tersebut disebut dapat dicapai lebih cepat, yakni dalam satu tahun.

Kepala negara itu kemudian mengapresiasi kinerja Amran. Prabowo mengaku awalnya tidak mengenal Amran, namun menilai yang bersangkutan memiliki pemikiran yang baik setelah berdialog langsung.

Ia bahkan mengusulkan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo agar Amran kembali menjabat sebagai Menteri Pertanian.

“Saya tidak pernah kenal beliau. Saya tanya dua-tiga pertanyaan, ternyata orang ini oke pemikirannya. Kemudian saya usulkan ke Pak Jokowi, beliau ditarik kembali jadi Menteri Pertanian. The rest is history. Beliau akhirnya berjuang karena menguasai masalah,” kata Prabowo.

Baca juga: 21 juta lebih warga Sudan terancam kelaparan

Prabowo menilai Amran memahami persoalan pertanian karena pernah menjabat sebagai menteri, memiliki pengalaman sebagai pelaku sektor pertanian, serta berasal dari keluarga petani.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung bahwa bangsa Indonesia terlalu lama dipandang sebelah mata oleh bangsa lain dan dianggap sebagai “the soft state”.

Ia menilai sejumlah pemimpin, pejabat, tokoh, pakar, hingga pelaku usaha di dalam negeri masih memiliki rasa rendah diri dan lebih mengagungkan hal-hal dari luar negeri dibandingkan kemampuan bangsa sendiri.

“Kita berprestasi, kita dihina, kita swasembada pangan. Perjuangan yang tidak ringan. Kita negara ratusan juta, 287 juta rakyat. Menjamin pangan 287 juta orang bukan pekerjaan ringan,” ujar Prabowo.

Baca juga: WHO: Belasan ribu warga Gaza butuh evakuasi medis segera

 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo: Saya bertanggung jawab jika rakyat kelaparan

Pewarta: Fathur Rochman

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026