Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) gandeng Kedutaan Besar Amerika Serikat menyasar 50 pemuda dalam program kursus Bahasa Inggris sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah itu.

Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau di Sorong, Rabu, mengatakan penguatan kemampuan Bahasa Inggris bagi generasi muda menjadi perhatian penting pemerintah daerah di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Menurut dia, perhatian tersebut juga mendapat respons positif dari Kedutaan Besar Amerika Serikat yang melakukan kunjungan ke Kantor Gubernur Papua Barat Daya untuk membahas peluang kerja sama peningkatan kapasitas sumber daya manusia. 

“Mereka memiliki program peningkatan kemampuan Bahasa Inggris bagi anak-anak muda di Papua Barat Daya. Pendaftaran akan mulai dibuka Agustus tahun ini dan proses pembelajaran dimulai Maret tahun depan,” kata Ahmad Nausrau.

Baca juga: Rusia bahas kerja sama antariksa dengan BRIN

Ia menjelaskan program tersebut akan diikuti sekitar 50 pemuda Papua Barat Daya dan seluruh proses pelaksanaan ditangani langsung oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Selain memberikan pelatihan kepada peserta, program itu juga akan melibatkan pelatihan bagi tenaga pendidik lokal yang nantinya dipersiapkan menjadi pengajar selama program berlangsung.

“Mereka juga akan melatih guru-guru lokal untuk kemudian mengajar anak-anak ini selama satu tahun. Program ini membuka peluang besar bagi generasi muda kita untuk memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik,” ujarnya.

Menurut Ahmad, kemampuan Bahasa Inggris sangat penting untuk membuka akses generasi muda terhadap pendidikan, peluang kerja, hingga kompetisi global di masa mendatang.

“Ini merupakan bentuk dukungan luar biasa dalam upaya meningkatkan SDM di Papua Barat Daya, khususnya kemampuan bahasa Inggris,” katanya.

Ahmad menjelaskan program dari Kedutaan Besar Amerika Serikat tersebut sepenuhnya dibiayai, termasuk akomodasi peserta selama mengikuti pembelajaran.

“Semua akomodasi peserta dibiayai penuh. Ini sesuatu yang luar biasa dan kami berharap program ini bisa berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah daerah juga mengusulkan agar program serupa nantinya dapat diperluas tidak hanya bagi generasi muda, tetapi juga bagi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.

Menurut dia, peningkatan kemampuan bahasa Inggris bagi pegawai pemerintah penting dilakukan untuk mendukung pelayanan publik dan memperluas kerja sama internasional di masa mendatang.

“Kami berharap ke depan ada kelas khusus juga untuk pegawai negeri sehingga semakin banyak masyarakat Papua Barat Daya yang memiliki kemampuan bahasa Inggris,” katanya.

Dia berharap kerja sama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat dapat terus berkembang melalui berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di daerah itu.

Baca juga: Indonesia-Yaman perkuat kerja sama jaminan produk halal

Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026