Korporasi nuklir negara Rusia, Rosatom, tengah mengkaji rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di Bulan dengan kapasitas jauh lebih besar dibanding proyek saat ini yang hanya 10 kilowatt.

Hal itu disampaikan Direktur Utama Rosatom, Alexey Likhachev, Minggu.

Rosatom bekerja sama dengan badan antariksa nasional Roscosmos untuk mewujudkan proyek tersebut.

Baca juga: Misi Artemis II meluncur, umat manusia kembali ke Bulan setelah 50 tahun

Unit tenaga yang sedang dikembangkan diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 10 kW, dengan bobot tidak lebih dari 1,2 ton, serta masa operasi aman tanpa kecelakaan selama minimal 10 tahun.

“Pembangkit nuklir kecil di Bulan saat ini sedang dikembangkan, namun pada saat yang sama, proyek untuk pembangkit dengan kapasitas sepuluh kali lipat juga sedang dipertimbangkan,” ujar Likhachev dalam wawancara dengan publikasi Strana Rosatom.

Menurutnya, kapasitas 10 kW tidak akan cukup untuk mendukung proyek industri di Bulan, seperti penambangan logam tanah jarang, produksi oksigen dan bahan bakar roket dari es, serta manufaktur produk kompleks di lokasi.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: BMKG: Puncak gerhana bulan besok mulai 18.03 WIB



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rosatom pertimbangkan bangun pembangkit nuklir di Bulan

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026