Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Provinsi Kalimantan Selatan Dr H Eddy Khairani menyampaikan, seluruh tahapan persiapan penyelenggaraan ibadah haji Embarkasi Banjarmasin, Kalsel, telah berjalan dengan baik dan saat ini memasuki tahap akhir.

Dia di Banjarmasin, Ahad, menyampaikan, seluruh jamaah calon haji di provinsinya yang berjumlah 5.187 orang keberangkatan ke tanah suci tahun ini telah selesai mengikuti kegiatan manasik haji.

"Kegiatan manasik haji yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten/Kota masing-masing sebanyak empat kali," ujarnya.

Menurut dia, selain manasik, seluruh visa jamaah calon haji hampir semuanya telah terbit dan telah dilakukan penyatuan atau penempelan dengan paspor masing-masing jamaah. 

Baca juga: Persiapan operasional haji 2026 hampir rampung
 

"Hingga saat ini, proses tersebut telah mencapai kelompok terbang (kloter )17, dan untuk sisa dua kloter terakhir Insya Allah akan rampung pada pekan depan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, ungkap Eddy, Embarkasi Banjarmasin Kalsel memberangkatkan jamaah haji dua provinsi, yakni Kalsel dan Kalteng. Kalsel sebanyak 14 kloter dan Kalteng sebanyak 5 kloter.

Adapun persiapan tahap akhir ini, ujar dia, terkait kesiapan layanan di asrama haji di Kota Banjarbaru, saat ini memiliki dua gedung utama dengan fasilitas setara hotel, serta beberapa gedung lama yang tetap dipertahankan dan difungsikan.

"Total kapasitas penampungan asrama mencapai kurang lebih 750 orang, atau dapat menampung 2 kloter dengan asumsi 1 kloter berjumlah sekitar 360 orang," ujarnya.

Baca juga: 547 calon haji asal Banjarmasin ikuti manasik
Baca juga: Sekda minta JCH Banjarbaru fokus meraih haji mabrur

Adapun persiapan lainnya yang terus dimatangkan untuk kelancaran keberangkatan haji 2026 di Embarkasi Banjarmasin, antara lain pemeriksaan kesehatan jamaah telah dilaksanakan secara bertahap, termasuk pemberian vaksin wajib dan pemantauan kondisi kesehatan terakhir sebelum keberangkatan.

Kemudian, ungkap Eddy, kesiapan transportasi jamaah yang dikoordinasi dengan pihak pemerintah daerah dan Kemenhaj kabupaten/kota terkait guna memastikan kelancaran mobilisasi jamaah dari daerah menuju embarkasi.

"Seluruh petugas kloter dan petugas pendukung telah ditetapkan serta diberikan pembekalan guna memastikan pelayanan maksimal kepada jamaah," demikian katanya.

Pewarta: Sukarli

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026