Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menyiapkan strategi tematik guna menurunkan angka stunting melalui penguatan sinergi lintas sektor di kabupaten setempat.
Hal itu terungkap dalam Rakor Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tematik Stunting 2026 yang dibuka Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyi selaku Ketua TPPS Banjar di Kota Martapura, Kamis.
"Tujuan rakor adalah menciptakan perencanaan yang terarah, terpadu dan berdampak nyata dalam upaya percepatan penurunan angka stunting melalui kolaborasi berbagai sektor," ujar wabup.
Baca juga: Pemkab Banjar publikasikan hasil Gelang Anting Manis 2025
Menurut Said Idrus, hal itu mengingat prevalensi stunting di Kabupaten Banjar sebesar 32,3 persen pada 2024 sehingga wajib menjadi perhatian bersama untuk menurunkan, terutama yang tergabung dalam TPPS.
Said Idrus menjelaskan, forum Pra Musrenbang Tematik Stunting itu menjadi wadah mengevaluasi data serta capaian program penurunan stunting yang telah berjalan di Kabupaten Banjar.
Selain itu, forum tersebut juga merumuskan solusi dan inovasi program yang lebih efektif serta terintegrasi dengan melibatkan berbagai sektor mulai dari kesehatan, pendidikan, pangan hingga sosial.
"Tujua lain meningkatkan koordinasi, sinergi dan kolaborasi lintas sektor antara OPD, pemerintah desa dan kelurahan, lembaga masyarakat, akademisi, dunia usaha, serta tokoh agama dan masyarakat," tuturnya.
"Selain itu juga menyusun rencana aksi konvergensi yang konkret dan terukur pada 2026 serta perencanaan 2027 dan seterusnya dengan target yang jelas dan dapat dicapai sehingga kasusnya menurun," jelasnya.
Baca juga: Bupati Banjar: Stunting tantangan besar pada pembangunan nasional
Forum juga membahas sinkronisasi program dan anggaran serta pemanfaatan dan keterisian data pada aplikasi Bina Bangda sebagai platform digital mendukung aksi konvergensi pencegahan, percepatan dan penurunan stunting.
"Kami berharap melalui forum seluruh pihak berdiskusi, berbagi pengalaman terbaik menyepakati langkah-langkah strategis yang mampu menyentuh akar persoalan stunting hingga ke tingkat desa dan kecamatan," katanya.
Kegiatan dihadiri Kepala Bappedalitbang Banjar Nashrullah Shadiq, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Erny Wahdini, Plt Kadinkes Nor Ipansyah, perwakilan camat, kepala puskesmas, koordinator KB serta SKPD yang tergabung dalam TPPS Kabupaten Banjar.
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026