Terjadi 23 kali gempa letusan Gunung Semeru selama enam jam berdasarkan pengamatan pada Sabtu pukul 06.00-12.00 WIB. Gunung berapi di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, itu saat ini berstatus Siaga.
"Untuk pengamatan kegempaan tercatat 23 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15-22 mm dan lama gempa 95-174 detik," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.
Selain itu, Gunung Semeru juga tercatat mengalami 11 kali gempa embusan dengan amplitudo 3-6 mm, dan lama gempa 38-99 detik serta tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3-20 mm, S-P 16-35 detik dan lama gempa 39-78 detik.
"Secara visual, gunung api tertutup kabut 0-II hingga tertutup kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca mendung hingga hujan, angin lemah ke arah barat laut," tuturnya.
Baca juga: Aktivitas Gunung Semeru masih didominasi gempa letusan
Baca juga: Gunung Semeru mengalami ratusan kali aktivitas kegempaan dalam sehari
Ia menjelaskan Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga), sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, yakni masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).
Di luar jarak tersebut, katanya, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.
Masyarakat perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Baca juga: Tanggul Sungai Kalimalang jebol, 400 KK di Karawang terdampak banjir
Baca juga: BNPB: Aceh, Riau dan Kalteng dilanda karhutla meski masih musim hujan
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gunung Semeru alami 23 kali gempa letusan selama enam jam
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026