Kotabaru (Antaranews Kalsel) - Rumah Dinas Kehutanan di kawasan pemukiman Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kotabaru Hilir, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, hangus terbakar.

"Sebuah rumah dinas kehutanan yang dihuni satu kepala keluarga ludes terbakar dalam musibah yang terjadi Senin (4/9) sekitar pukul 15.30 Wita," kata salah seorang warga, Rusdiana, Selasa.

Rusdiana mengaku sebelumnya melihat asap dari kejauhan, namun hanya dikira asap pembakaran sampah.

"Lalu saya tinggal salat Ashar, tiba-tiba ada yang teriak kebakaran. Apinya sudah besar," tuturnya.

Tak lama, tiga unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil tangki segera meluncur ke lokasi yang tak jauh dari rumah dinas wakil bupati Kotabaru. Sekitar 20 menit kemudian api berhasil dikuasai.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, sedangkan kerugian materi diperkirakan sekitar Rp30 juta. Belum diketahui penyebab kebakaran ini.

Paskakejadian, anggota Kepolisian Resort Kotabaru melakukan identifikasi tempat kejadian perkara. Selain itu, penghuni rumah juga dimintai keterangan.

Sebelumnya, seorang kakek Kado (60), warga RT. 02 Desa Mekarpura, Kecamatan Pulaulaut Tengah, Kotabaru, pada Rabu (23/8) meninggal dan hangus terbakar bersama rumahnya.

Kapolres Kotabaru Ajun Komisaris Besar Polisi H Suhasto, melalui Kapolsek Pulaulaut Tengah Iptu H Pato, mengatakan korban langsung dimakamkan sekitar pukul 09.30 Wita.

"Korban yang memiliki beberapa orang anak itu, hidup sendirian di rumahnya tidak mau diajak kumpul bersama anak-anaknya," kata Pato.

Kapolsek menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (30/8) sekitar pukul 21.00 Wita, saat saksi atas nama Junaidi Alias Ijun melihat api yang berkobar, dan membakar bagian belakang atau dapur rumah milik korban.

Kebetulan rumah saksi berada di belakang tidak jauh dari rumah korban. Melihat musibah tersebut saksi langsung mendekati rumah korban dan mendengar suara rintihan.

Seketika saksi langsung mendobrak pintu depan rumah, namun karena api yang menyambar keluar begitu besar sehingga saksi tidak dapat masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan korban.

Warga sekitar yang mendengar teriakan saksi mulai berdatangan untuk membantu memadamkan api, salah satunya dengan menyedot air sumur yang berada tidak jauh dari tempat kejadian dengan menggunakan mesin genset.

Api yang sudah melahap rumah kayu bertambah berkobar karena di sekitar rumah korban terdapat tumpukan kardus yang menyebabkan api dengan cepat membesar membakar dan menghanguskan seisi rumah.

Tidak ada yang dapat diselamatkan termasuk pemilik rumah yang ditemukan dalam keadaan hangus terbakar.

Akibat kejadian tersebut menyebabkan pemilik rumah atau korban yang bernama Kado alias Wa Kado meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke kediaman anak korban di RT.01 Desa Mekarpura.

Kapolsek memperkirakan sementara penyebab kebakaran dari arus pendek atau konsleting listrik.

Pato menjelaskan, Kapolres Kotabaru memberikan bantuan kepada keluarga korban. Bantuan juga datang dari Polsek Pulaulaut Tengah, dan pihak kecamatan.

Kepala Dinas Sosial Kotabaru H Slamet Riyadi, menjelaskan pihaknya akan memberikan bantuan berupa sembilan bahan pokok (Sembako), peralatan memasak, pakaian dan yang lainnya kepada keluarga korban.

Pewarta: Imam Hanafi

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2017