Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) H Muhammad Alpiya Rahman mengharapkan warisan perjuangan almarhum KH. Idham Chalid menjadi teladan bagi generasi penerus, terutama masyarakat Banua.
“Banyak warisan almarhum Idham Chalid yang bisa menjadi teladan bagi generasi penerus Banua. Baik dalam bidang pendidikan, politik, maupun keagamaan,” ujar Alpiya saat menghadiri Haul ke-15 KH Idham Chalid sekaligus Hari Jadi (Harjad) Satui Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) ke-362, Ahad.
Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel VI/Kabupaten Kotabaru dan Tanbu itu menegaskan pentingnya mengenang perjuangan KH Idham Chalid sebagai ulama besar sekaligus tokoh politik nasional yang telah banyak berjasa bagi bangsa.
“Alhamdulillah, hari ini kita memperingati haul ke-15 Pahlawan Nasional KH Idham Chalid sekaligus Harjad Satui ke-362," ujar Alpiya.
Alpiya mengungkapkan Idham Chalid merupakan sosok kebanggaan masyarakat Kalsel, karena pernah menjabat sebagai Ketua Umum PBNU, Ketua DPR/MPR RI, bahkan Wakil Perdana Menteri.
Haul ke-15 Idham Chalid dan Peringatan Harjad Satui ke-362 mengusung tema Bersatu Dalam Keharmonisan Untuk Satui Yang Maju dan Sejahtera, berlangsung di Lapangan Kecamatan Satui, Desa Makmur Jaya, dan Desa Sari Mulya.
Acara tersebut dihadiri tokoh masyarakat, ulama, serta jajaran pemerintah daerah.
KH Idham Chalid lahir di Satui pada 27 Agustus 1921 dan wafat di Jakarta pada 11 Juli 2010.
Tokoh yang berasal dari zuriat atau keturunan Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara itu, dimakamkan di Cisarua, Bogor, Jawa Barat.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel HM Alpiya Rahman saat menghadiri Haul ke-25 KH Idham Chalid dan Peringatan ke-362 Hari Jadi Satui (sekitar 200 km tenggara Banjarmasin) Kabupaten Tanah Bumbu, Ahad (31/8/2025). (ANTARA/HO-Humas Setwan Kalsel)