Tim Nasional Bulu Tangkis Indonesia bertekad meneruskan prestasi yang mereka raih di All England untuk diwujudkan kembali saat berkompetisi pada Kejuaraan Asia di Ningbo Olympic Sports Centre Gymnasium, Ningbo, China, pada 9-14 April 2024.

"Momentum kemenangan di All England lalu harus dijaga. Berbekal kemenangan, rasa percaya diri para pemain juga bertambah. Hal positif ini harus dipertahankan terus di Kejuaraan Asia," kata pelatih kepala ganda putra Timnas Bulu Tangkis Indonesia Aryono dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu.

Pasukan Merah Putih meninggalkan Tanah Air dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, Minggu pukul 09.10 WIB.

Aryono mengatakan, menghadapi kejuaraan Asia, timnas berangkat dengan semangat tinggi. Keberhasilan di All England lalu dengan meraih dua gelar juara, kata dia, tentu menjadi penambah semangat bagi para atlet.

Ia menjelaskan, pasangan Fajar Alfian/Muh. Rian Ardianto, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana, dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sudah menjalani persiapan dengan optimal.

"Untuk Fajar/Rian memang harus lebih waspada dan kerja keras lagi. Karena lawan-lawan yang bakal dihadapi di setiap babak berbeda dengan yang ditemui di All England lalu," ujarnya.

Baca juga: Gelar juara All England jadi harapan besar Indonesia di Paris 2024

Ia mengatakan, Skuad Garuda siap berjuang meneruskan momentum keberhasilan di All England lalu sehingga diharapkan dapat memperoleh hasil yang optimal di Ningbo.

Atlet ganda putra Rian Ardianto mengatakan ia bersama rekannya siap menatap kejuaraan Asia berbekal prestasi sebelumnya di All England.

"Persiapan juga lancar tak ada kendala. Kemenangan di All England lalu tentu jadi penambah semangat bagi kami bersama Fajar. Kami akan terus berjuang untuk meraih prestasi berikutnya," kata Rian.

Sementara Bagas Maulana mengatakan akan berusaha menikmati setiap pertandingan yang dijalani. Ia mengaku usaha untuk lolos merebut tiket ke Olimpiade Paris memang cukup berat namun ia bersama rekan akan berusaha menampilkan yang terbaik.

"Saya dan Fikri akan bermain lepas dan menikmati setiap pertandingan saja. Tidak mau terbebani harus juara agar bisa lolos ke Olimpiade Paris. Saya akan berusaha bermain baik saja dulu," ujarnya.

Baca juga: PBSI harap tren positif di All England bisa berlanjut hingga Olimpiade

Dari tunggal putra, Jonatan Christie juga mengaku siap berlaga di kejuaraan Asia setelah menjalani persiapan yang cukup maksimal.

Jonatan mengaku rasa percaya dirinya juga terdongkrak usai merebut mahkota juara All England yang menambah rasa percaya diri saat menghadapi lawan-lawan dalam pertandingan.

"Semoga saja hal ini (prestasi All England) bisa berdampak positif terhadap performa saya di tengah lapangan," ujarnya.

Senada, atlet tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung juga mengatakan siap melakoni pertandingan pada kejuaraan Asia untuk memastikan tiket berkompetisi pada Olimpiade Paris tetap terjaga.

"Persiapan sudah bagus, tinggal bertanding saja. Semoga hasilnya juga bagus. Saya ingin mengamankan agar tiket tampil ke Olimpiade Paris bisa terjaga," katanya.

Baca juga: PBSI yakin Rinov/Pitha dan Bagas/Fikri masih berpeluang lolos ke Paris
Baca juga: Ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia batal ikut BAC di China
Baca juga: Hendra/Ahsan ungkap alasan mundur dari Kejuaraan Asia


Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi

Pewarta: Aloysius Lewokeda

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2024