Las Vegas,  (Antaranews Kalsel/Reuters) - Manny Pacquiao memperlihatkan kehebatannya saat kembali ke atas ring setelah sempat pensiun, dengan mencatat kemenangan angka mutlak atas juara bertahan Jessi Vargas dan meraih gelar juara dunia tinju kelas welter versi WBO di Las Vegas, Sabtu (Minggu WIB).

Petinju Filipina berusia 37 tahun itu tampil penuh energi melawan Vargas dari AS yang 10 tahun lebih muda. Di ronde-ronde terakhir intensitas serangan Pacquiao lebih banyak sehingga dapat menambah angka kemenangan.

Juri memberi skor 114-113, 118-109 dan 118-109 untuk keunggulan Pacquiao, satu-satunya petinju yang pernah memenangI gelar juara dunia di delapan divisi berbeda.

Rekornya kini menjadi 59 kali menang enam kalah dan dua kali seri, sedangkan Vargas 27-2.

Pacquiao sempat meninggalkan kegiatan tinjunya untuk fokus dalam pemilihan umum di Filipina dan bertugas sebagai senator sebelum kembali ke ring karena "hasratnya".

Sebelum pertandingan Sabtu malam itu, April lalu Pacquiao juga menunjukkan kehebatannya yang belum hilang dengan mengalahkan Timothy Bradley.

Ia sempat menjatuhkan Vargas di ronde kedua melalui pukulan straight kiri.

Vargas mencoba bangkit dan dapat beberapa kali mendaratkan pukulan keras, namun Pacquiao dapat bertahan. Di akhir pertandingan wajah Vargas tampak lebam dan mata kananya robek.

"Saya merasa senang," kata Pacquaio yang meskipun menang namun sejak 2009 belum pernah menang KO.

"Terima kasih untuk semua penggemar, terima kasih untuk rakyat Filipina," katanya.

Di antara penonton yang hadir di Thomas & Mack Center Las Vegas itu adalah Floyd Mayweather dan juara dunia kelas welter ringan Terence Crawford.

Bulan Mei tahun lalu Pacquiao kalah dalam pertarungan termewah dalam sejarah melawan Mayweather, yang kini sudah menyatakan pensiun.

Ketika ditanya mengenai rencana berikutnya,  Pacquaio mengatakan, "saya akan kembali kembali ke Filipina dan bekerja di Senat."
 
"Untuk lawan berikutnya, saya tidak tahu, orang-orang inginnya saya melawan siapa lagi. Dengan siapa pun saya siap," tambahnya./f

Pewarta:

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016