Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan Anang Syakhfiani mengatakan persyarikatan Muhammadiyah berkontribusi terhadap percepatan pembangunan di daerah berjuluk "Bumi Saraba Kawa" tersebut.

"Saya merasa nyaman bekerja sama dengan Muhammadiyah dan ke depan kolaborasi yang lebih baik antara Pemkab Tabalong dan Muhammadiyah bisa terwujud," ungkap Anang saat menghadiri Milad ke-111 Muhammadiyah di Pendopo Bersinar Pembataan, Tabalong, Sabtu.

Baca juga: PDM Tabalong segera gelar milad Muhammadiyah Ke-111

Bagi Anang untuk mewujudkan kolaborasi yang lebih baik perlu dibuat rancangan kegiatan bersama antara persyarikatan Muhammadiyah dan Pemkab Tabalong agar keinginan satu tahun ke depan bisa terealisasi.

Karena itu, para pimpinan organisasi perangkat daerah lingkup Pemkab Tabalong diharapkan  bisa meningkatkan kerja sama dengan persyarikatan Muhammadiyah mengingat masih banyak ladang kegiatan yang memerlukan kolaborasi bersama organisasi dengan jumlah pengikut di Indonesia mencapai 60 juta.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Arsani menyampaikan Milad ke-111 ini menjadi panggung Muhammadiyah untuk merenungkan peran organisasi di tengah isi kontemporer, perubahan iklim, ketidaksetaraan hingga konflik bersenjata yang membutuhkan ikhtiar untuk mewujudkan perubahan positif.

"Muhammadiyah ingin berbuat banyak menyelamatkan bumi dan semesta. Sebagian organisasi besar Muhammadiyah telah berkontribusi dalam pembangunan baik bidang pendidikan, kesehatan dan sosial," tutur Arsani.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Milad ke-111 Muhammadiyah Yuzan Noor mengatakan milad kali ini sekaligus mengukuhkan pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) se- Kabupaten Tabalong yang dihadiri Ketua PWM Kalsel Prof. Dr. H Ridhahani Fidzi. 

“Pengembangan jaringan organisasi persyarikatan Muhammadiyah  untuk pertama kalinya di Kabupaten Tabalong,” ucap Yuzan.

Baca juga: Panti Asuhan Muhammadiyah Aisyiah Banjarmasin jadi rujukan panti lain

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023