Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Haji Muhidin menyatakan keinginannya memiliki rumah dinas, untuk itu pihaknya segara mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel.
Muhidin mengatakan hal itu kepada wartawan di Balai kota Banjarmasin, Jumat seraya mengakui keinginan tersebut untuk berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.Menurut wali kota yang dikenal sebagai pengusaha tersebut dia segara mendatangi pihak DPRD Kalsel soal percepatan pembangunan rumah dinas tersebut.
"Rencananya pekan depan saya akan mendatangi DPRD Kalsel untuk menanyakan mengenai kejelasan tukar guling tanah beserta gedung kantor perpustakaan dikawasan Jalan Piere Tendean yang merupakan milik Pemprov Kalsel dengan perpustakaan di Jalan Haji Anang Adenansi milik Pemkot Banjarmasin," katanya.Muhidin menyatakan, sesuai pernyataan Gubernur Kalsel Rudi Arifin bahwa rancangan mengenai tukar guling sudah diserahkan ke pihak lembaga legislatif.
Ia juga berencana akan mengkoordinasikan masalah tersebut dengan pihak terkait.Tukar guling itu segera dituntaskan sebab berdasarkan rencananya pembangunan rumah dinas wali kota akan dibangun dilokasi perpustakaan milik Pemprov Kalsel di Jalan Piere Tendean.
"Tukar guling sudah harus dilakukan tahun depan" tutur Haji Muhidin.Berdasarkan catatan, keinginan memiliki rumah dinas wali kota itu sudah lama didambakan pihak Pemkot Banjarmasin mengingat hampir semua wali kota di tanah air memiliki rumah dinas kecuali Banjarmasin.
Bahkan pihak Pemkot Banjarmasin merencanakan membangun sebuah bangunan di Jalan Jafri Zamzam untuk rumah dinas tersebut tetapi karena terkendala tata ruang maka rencana itu dibatalkan.Beberapa periode jabatan wali kota Banjarmasin hanya memiliki sebuah rumah dinas milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Jalan A Yani Banjarmasin.
Padahal menurut berbagai pihak Banjarmasin harus memiliki rumah dinas wali kota guna membentuk citra bagi kota.(h005/A)Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2011