Bukittinggi, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, mulai melakukan sosialisasi pelaksanaan balap sepeda internasional Tour De Singkarak 2016 di daerah itu kepada masyarakat setempat.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkot Bukittingi Emil Anwar di Bukittinggi, Sabtu, mengatakan sosialisasi tahap awal mulai dilakukan dengan memasang spanduk informasi lomba tersebut di lokasi strategis.

"Saat ini sudah kami pasang spanduk di antaranya di Lapangan Kantin Jalan Sudirman dan di Kantor Disbudpar," katanya.

Pada TdS 2016, Bukittinggi menjadi etape terakhir yang dijadwalkan pada 14 Agustus 2016.

Rute yang dilalui peserta di Bukittinggi, di antaranya Pelataran Jam Gadang-Simpang DPRD Bukittinggi-Panorama-Simpang Tembok-Kantor Wali Kota-Jalan By Pass-Jalan Soekarno Hatta-Jalan Sudirman hingga batas kota menuju Padang Luar.

"Kami segera sosialisasikan jadwal tersebut kepada para pelaku wisata terutama biro perjalanan agar bila nanti ada keperluan seperti perjalanan ke bandara, dapat memilih jalur lain yang tidak dilalui pebalap," katanya.

Pihaknya juga akan memberikan surat edaran hingga tempat ibadah di daerah itu untuk menjaga kebersihan, terutama bagian WC karena akan banyak pengunjung yang singgah untuk melaksanakan ibadah.

Ia berharap, pelaksanaan lomba balap sepeda tersebut berjalan lebih sukses dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"TdS sangat memberi dampak terutama bagi perekonomian masyarakat dan pariwisata daerah. Dengan penuhnya kamar hotel, tentu kebutuhan hotel dalam menyediakan makanan juga meningkat sehingga permintaan di pasar meningkat pula," katanya.

Selain itu, persiapan yang dilakukan untuk mendukung lomba juga mendorong dilaksanakannya perbaikan dan perawatan sejumlah infrastruktur.

"Kami harap, lomba terlaksana dengan sukses dan pariwisata Sumbar semakin dikenal masyarakat luas," katanya./f

Pewarta: Altas Maulana

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016