Marabahan, (Antaranews kalsel) - Ketua Tim Penggerak  PKK Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan,  Hj Noormiliyani AS menyatakan, PKK merupakan mitra pemerintah karena organisasi yang digerakan kaum ibu  selalu berupaya mendukung program pemerintah.


"Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui 10 program pokok PKK, dimana sangat relevan dan sinergi dengan program pemerintah,"  ujar Ketua Tim Penggerak PKK Batola Hj Noormiliyani AS, pada Rapat Kerja Daerah PKK 2016, di Marabahan, Selasa (22/3).

Menurut dia,  dukungan lain yang juga dapat dilihat sinergitasnya dengan pemerintah adalah,  dalam mewujudkan keluarga sejahtera.

"Keluarga sejahtera merupakan syarat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang sejahtera, harus dimulai dari keluarga yang sejahtera," katanya.

Hj Noormiliyani  AS meminta para pengurus Tim Penggerak  PKK se Kabupaten Batola,  terutama di kecamatan dan  pedesaan agar lebih meningkatkan kinerja dan melaksanakan 10 program PKK.

"Sehingga tercipta masyarakat yang sejahtera, sehat dan cerdas," tegasnya.

Dalam kegiatan bertemakan "Gerakan PKK Siap Mendukung Program Pemerintah Dalam Upaya Mencapai Keluarga Sejahtera", Hj Noormilyani AS menghendaki para pengurus Tim Penggerak  PKK  Batola untuk meningkatkan koordinasi, peranan dan kemampuan kader agar kegiatan PKK dapat dirasakan  manfaatnya bagi masyarakat.

Sementara, Wakil Ketua II Tim Penggerak PKK Batola Hj Sri Wahyuningsih Supriyono mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan Rapat Kerja Daerah adalah,  memberikan pedoman pelaksanaan program kerja.

"Arah kebijakan dan strategi peningkatan kemandirian gerakan PKK dalam keluarga dan masyarakat di lingkungannya melalui pelaksanaan kegiatan 10 program pokok PKK,"terangnya.

Kemudian, jelas dia, peserta mengikuti Rapat Kerja Daerah berasal dari 17 kecamatan, dimana setiap kecamatan terdiri dari tujuh orang perwakilan.

"Narasumber yang kita hadirkan berasal  dari SKPD terkait seperti Bappeda, Dinkes, Disdik, dan BPMPD Kabupaten Batola,"demikian tegasnya.
 

Pewarta: Arianto

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016