Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menyiapkan program pelayanan kesehatan gratis yang akan diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat di kota itu.
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani di Kota Banjarbaru, Kamis, mengatakan, pelayanan kesehatan gratis merupakan kebijakan unggulan bidang kesehatan.
"Pelayanan kesehatan gratis akan diberikan baik di puskesmas maupun rumah sakit yang diberikan kepada seluruh masyarakat sesuai aturan dan ketentuan berlaku," ujarnya.
Ia mengatakan, kebijakan berupa pelayanan kesehatan gratis diberikan agar masyarakat mendapat perlakuan yang sama di bidang kesehatan tanpa ada pengecualian.
Ditekankan, pelayanan kesehatan gratis terutama untuk masyarakat lapisan bawah sehingga mengurangi beban hidup mereka ketika sakit atau menjalani perawatan.
"Masyarakat kurang mampu masih sangat memerlukan bantuan dalam bidang kesehatan sehingga jika mereka datang atau berobat jangan dikenakan biaya," pesannya.
Menurut dia, pihaknya sejak awal berkomitmen untuk mengedepankan pembangunan sumberdaya manusia sebagai modal dasar pembangunan suatu daerah.
"Melalui pelayanan kesehatan gratis bisa mencetak sumberdaya manusia yang sehat dan mampu membangun daerah bekerja sama dengan aparatur pemerintah," ungkapnya.
Namun, program itu diperkirakan menuai kritikan dan bahkan keluhan-keluhan yang dilontarkan pasien dan keluarga akibat pelayanan kesehatan yang diterima tidak sesuai harapan.
"Makanya, kami menginstruksikan seluruh petugas di pusat pelayanan kesehatan baik puskesmas maupun rumah sakit memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya," ujar dia.
Dikatakan, pelayanan kesehatan gratis diarahkan pada pihak pemberi pelayanan kesehatan yakni tenaga kesehatan baik dokter, bidan atau perawat di pusat layanan kesehatan.
"Jika ada keluhan pelayanan dari masyarakat kami tidak akan memihak tetapi bersikap proporsional dan hanya memihak kepada siapa yang benar," katanya.
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani di Kota Banjarbaru, Kamis, mengatakan, pelayanan kesehatan gratis merupakan kebijakan unggulan bidang kesehatan.
"Pelayanan kesehatan gratis akan diberikan baik di puskesmas maupun rumah sakit yang diberikan kepada seluruh masyarakat sesuai aturan dan ketentuan berlaku," ujarnya.
Ia mengatakan, kebijakan berupa pelayanan kesehatan gratis diberikan agar masyarakat mendapat perlakuan yang sama di bidang kesehatan tanpa ada pengecualian.
Ditekankan, pelayanan kesehatan gratis terutama untuk masyarakat lapisan bawah sehingga mengurangi beban hidup mereka ketika sakit atau menjalani perawatan.
"Masyarakat kurang mampu masih sangat memerlukan bantuan dalam bidang kesehatan sehingga jika mereka datang atau berobat jangan dikenakan biaya," pesannya.
Menurut dia, pihaknya sejak awal berkomitmen untuk mengedepankan pembangunan sumberdaya manusia sebagai modal dasar pembangunan suatu daerah.
"Melalui pelayanan kesehatan gratis bisa mencetak sumberdaya manusia yang sehat dan mampu membangun daerah bekerja sama dengan aparatur pemerintah," ungkapnya.
Namun, program itu diperkirakan menuai kritikan dan bahkan keluhan-keluhan yang dilontarkan pasien dan keluarga akibat pelayanan kesehatan yang diterima tidak sesuai harapan.
"Makanya, kami menginstruksikan seluruh petugas di pusat pelayanan kesehatan baik puskesmas maupun rumah sakit memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya," ujar dia.
Dikatakan, pelayanan kesehatan gratis diarahkan pada pihak pemberi pelayanan kesehatan yakni tenaga kesehatan baik dokter, bidan atau perawat di pusat layanan kesehatan.
"Jika ada keluhan pelayanan dari masyarakat kami tidak akan memihak tetapi bersikap proporsional dan hanya memihak kepada siapa yang benar," katanya.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016