Martapura, (Antaranews Kalsel) - Gerakan Fajar Nusantara (GAFATAR) DPK Banjar bersama eksponen MAN Martapura yang tergabung dalam Remaja Hijau melakukan aksi Gerakan Jumat Bersih, Peduli Tanaman dan lingkungan di sekitar area MAN 2 Martapura.
 

Acara itu dilaksanakan setelah Apel pagi dan dimulai pukul 08.00 sampai dengan 09.30 WITA.

Siaran pers GAFATAR Kalsel diterima Sabtu, menyebutkan dalam sambutannya, Wakil Kepala Sekolah MAN 2 Martapura pada Apel pagi bersama seluruh siswa dan dewan guru di MAN, beliau menyampaikan terimakasih kepada GAFATR.

"Hari ini kita dibantu oleh GAFATAR untuk mewujudkan lingkungan yang asri dan damai, mari kita semua jangan ada yang diam, bersihkan dan rawat tanaman dengan baik, kami sangat berterimakasih dengan kedatangan Gafatar,"  demikian pernyataan dari Pak Fahmi Wardana selaku wakil kepala Sekolah MAN 2 Martapura.

Bersama dengan para siswa dan siswi remaja Hijau MAN 2 Martapura GAFATAR membersihkan dan mecangkuli bermacam tanaman toga sayur dan Holtikultura. Dengan antusias mereka bekerjasama. 

"Tanaman dan manusia harus bersatu dan harmoni sehingga terwujud lingkungan yang indah dan asri," kata Habib Leon, dari Gafatar memberikan motivasi.
 
Dimanapun adalah Sekolah dan siapapun adalah guru, jadi belajar bukan hanya di kelas akan tetapi di luar kelas harus diaplikasikan dalam tindakan nyata, sehingga ilmu tidak hanya ada di menara gading, akan tetapi harus teraplikasi dalam tindakan dan menjadi kearifan, harmoni dan integrate dengan alam tempat dimana kita hidup.

Jadi sayangi dan pelajari tanaman-tanaman ini dengan baik, demikian lebih jauh lagi Habib Leon menjelaskan kepada para siswi di sela-sela membersihkan gulma tanaman. 

Acara diakhiri dengan menikmati hidangan yang disediakan oleh pihak sekolah dan dilanjutkan dengan istirahat.

GAFATAR mendukung penuh gerakan hijau program MAN untuk menanam dan merawat tanaman di sekitar, karena kebersihan, tanaman, dan keindahan adalah suasana yang harus diwujudkan./e

Pewarta: Asmuni

Editor : Asmuni Kadri


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2016