Universitas Budi Luhur yang melakukan kolaborasi bersama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan dibantu oleh Katros Garage lahirkan motor Budi Luhur-Sport Electric Vehicle 01 (BL-SEV01) bergaya sport yang 100 persen ditenagai dengan listrik.

Motor listrik hasil UBL ini menjadi bukti nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan melalui riset kendaraan listrik, ke depannya kendaraan BL-SEV01 ini bisa menjadi jawaban akan kebutuhan mobilitas masyarakat di masa depan.

"Kalau kita sih senang sekali kalau hasil riset kita nantinya bisa dikomersilkan, tapi kita juga akan tunggu adanya investor yang bisa diajak kerja sama," ungkap Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, pada saat peluncuran BL-SEV01 secara virtual, Kamis.

Pengembangan yang dilakukan ini sesuai dengan nilai-nilai Universitas Budi Luhur sebagai instansi pendidikan yang berkontribusi aktif terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia.

"Universitas Budi Luhur sejak lama telah merencanakan pengembangan mobil dan motor listrik yang merupakan hasil karya anak bangsa. Riset yang kami kembangkan ini menjadi bagian dari misi Universitas Budi Luhur dalam memfasilitasi dan memotivasi sivitas akademika untuk mencapai penelitian bermutu, serta melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama Rektor Universitas Budi Luhur, Wendi Usino, menjelaskan bahwa BL-SEV01 merupakan sepeda motor yang 100 persen digerakkan menggunakan tenaga listrik sebagai sumber tenaganya, serta dikembangkan oleh civitas akademis Universitas Budi Luhur.

"Baik pengajar dan mahasiswa Universitas Budi Luhur mengembangkan motor listrik, baterai, dan modul yang digunakan di BL-SEV01. Ketiga komponen utama sebuah motor listrik ini sudah dikembangkan sedemikian rupa agar bisa bekerja secara optimal sesuai dengan kondisi, karakteristik, dan medan di Indonesia," jelas dia.



Semua komponen yang dikembangkan ini sudah teruji dan terbukti bisa berfungsi dengan baik setelah melalui rangkaian tes di laboratorium milik LIPI.

"Kolaborasi ini menghasilkan produk yang real, tentunya merupakan prototipe yang bisa dicoba fungsinya. Tujuan utama kolaborasi ini diharapkan akan menghasilkan sebuah produk yang punya nilai kebanggaan tersendiri dari institusi dan juga akan bermanfaat bagi masyarakat luas," kata Kepala Bidang Transportasi LIPI, Abdul Hafid.

Selain itu, dia juga meyakinkan bahwa jika nantinya kendaraan hasil kolaborasi ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat jika memang nantinya akan memasuki fase yang serius.

"Tantangan terbesarnya adalah, bagaimana produk ini bisa di terima ke depannya oleh masyarakat. Mudah-mudahan dengan adanya launching ini sebagai pengenalan ke masyarakat bisa mendapat sambutan yang baik oleh masyarakat," ucap dia.



"Kami sangat yakin dan percaya kolaborasi ke depannya akan dapat menghasilkan produk yang berkualitas dan juga bisa diterima oleh masyarakat," tambah dia.

BL-SEV01 didukung dengan motor listrik BLDC 96 Volt dengan tenaga mencapai 16 kW, didukung oleh baterai 48Ah dan controller 96 Volt 200 Ampere. Alhasil, sepeda motor ini bisa melaju hingga 110 kilometer untuk sekali pengisian baterai, dengan waktu pengisian baterai cukup 4 jam.

Kemudian di sektor desain dipilih model Cafe Racer untuk menegaskan performa dan kemampuan BL-SEV01 sebagai sebuah motor sport yang kuat, tangguh, dan agresif. Pemilihan desain ini disesuaikan dengan performa dari BL-SEV01 yang setara dengan motor sport 300 cc.

"Perkembangan teknologi di era industri 4.0, para akademisi tidak bisa hanya berdiam diri namun harus bisa berkembang untuk berpikir jauh ke depan demi perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

"Semoga hasil pemikiran dan wawasan teknologi motor listrik yang dihadirkan Universitas Budi Luhur mendapat dukungan dari semua pihak demi kemajuan industri yang ramah lingkungan, ekonomis, dan solusi untuk energi terbarukan," tutur Wendi Usino.
 

Pewarta: Chairul Rohman

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021