Kementerian Agama Hulu Sungai Utara bekerja sama dengan Badan Intejegen Negara (BIN) Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan sarana dan fasilitas penunjang Protokol Kesehatan (Prokes) COVID-19 kepada pondok pesantren.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) H Yusran di Amuntai, Kamis (7/1) menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas bantuan BIN Kalsel mengingat sarana dan prasarana Protokol Kesehatan masih sangat dibutuhkan oleh pondok pesantren.

"Sebanyak 15 pondok pesantren akan mendapatkan bantuan alat kesehatan yang disalurkan BIN Kalsel," ujar Yusran.

Yusran mengatakan, kepedulian BIN Kalsel terhadap pondok pesantren hendaknya juga diikuti lembaga pemerintah maupun swasta untuk bersama-sama memutus penyebaran COVID-19.
 
Perwakilan BIN Kalsel menyerahkan secara simbolis bantuan alat kesehatan kepada perwakilan pengurus pondok pesantren disaksikan Kepala Kemenag HSU H Yusran di Aula Kemenag HSU di Amuntai, Kamis (7/1) (Antaranews Kalsel/Eddy Abdillah)

Bantuan diserahterimakan dari Kemenag kepada perwakilan pengurus pondok pesantren bertempat di Aula Kemenag HSU dan turut disaksikan perwakilan BIN Kalsel dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Said Masrawan.

Adapun bantuan yang disalurkan yakni. Hand Sanitizer ukuran 100 ml sebanyak 7.500 pcs, Vitamin C sebanyak 900 box, masker kain sebanyak 22.500 pcs, tangki disinfektan sebanyak 75 Unit dan Tablet Disinfektan sebanyak 75 paket.

Bantuan sudah tiba di Kemenag HSU pada Rabu (6/1) diangkut menggunakan truck dari Banjarmasin dan disimpan di ruang bagian Pendidikan Diniyah dan Potren.

Perwakilan Potren Ar Raudah Ustadz Nasiruddin Napsi menyampaikan terima kasih kepada BIN Kalsel atas bantuan alat kesehatan yang sangat bermanfaat bagi para pengajar dan santri dalam menerapkan protokol kesehatan.
 
Kepala Kemenag HSU H Yusran menyerahkan secara simbolis bantuan alat kesehatan kepada perwakilan pengurus pondok pesantren turut disaksikan Ketua MUI HSU KH Said Masrawan di Aula Kemenag HSU di Amuntai, Kamis (7/1) (Antaranews Kalsel/Eddy Abdillah)

Hal yang sama juga diutarakan pengajar Potren Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha) Amuntai Ustadz Yusran, mengingat kebutuhan akan alat kesehatan terus dibutuhkan selama Pandemi COVID-19 belum berakhir.

Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag HSU Bunyamin menyampaikan akan menyalurkan bantuan bagi 15 pondok pesantren, meski jumlah potren di HSU mencapai 26 buah namun bagi pesantren lainnya juga akan diupayakan mendapat bantuan alat kesehatan juga.

Video berita terkait :  

 

Pewarta: Eddy Abdillah

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021