Saham-saham Inggris turun tajam pada akhir perdagangan Senin (16/3/2020), dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London jatuh 4,01 persen atau 215,03 poin, menjadi 5.151,08 poin.
International Consolidated Airlines Group, sebuah perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Anglo-Spanyol, adalah pemain terburuk (top loser) dalam saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya terjun bebas 27,01 persen.
Diikuti oleh saham perusahaan manajer investasi internasional M&G Investments yang terperosok 25,17 persen, maskapai penerbangan Inggris berbiaya rendah EasyJet anjlok 19,32 persen.
Baca juga: Bursa Inggris turun tajam
Sementara itu, Evraz, perusahaan pembuat dan penambangan baja multinasional terintegrasi secara vertikal, melonjak 6,34 persen, peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan perangkat lunak multinasional Inggris Sage Group yang terangkat 5,29 persen, serta perusahaan penjaminan, inspeksi, pengujian produk dan sertifikasi multinasional Inggris Intertek Group menguat 5,16 persen.
Baca juga: Saham Inggris rontok dampak kekhawatiran dampak Virus Corona
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020
International Consolidated Airlines Group, sebuah perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Anglo-Spanyol, adalah pemain terburuk (top loser) dalam saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya terjun bebas 27,01 persen.
Diikuti oleh saham perusahaan manajer investasi internasional M&G Investments yang terperosok 25,17 persen, maskapai penerbangan Inggris berbiaya rendah EasyJet anjlok 19,32 persen.
Baca juga: Bursa Inggris turun tajam
Sementara itu, Evraz, perusahaan pembuat dan penambangan baja multinasional terintegrasi secara vertikal, melonjak 6,34 persen, peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan perangkat lunak multinasional Inggris Sage Group yang terangkat 5,29 persen, serta perusahaan penjaminan, inspeksi, pengujian produk dan sertifikasi multinasional Inggris Intertek Group menguat 5,16 persen.
Baca juga: Saham Inggris rontok dampak kekhawatiran dampak Virus Corona
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020