Batulicin, (Antaranews.Kalsel)  â€“ Pemkab Tanah Bumbu (Tanbu) berkomitmen terus mendorong dinamika ekonomi kerakyatan warga masyarakat Bumi Bersujud.
Komitmen itu sebut Bupati Tanbu Mardani H. Maming, tak lain sebagai wujud keinginan pemkab untuk mengupayakan tatanan ekonomi masyarakat yang tidak hanya bergerak kearah yang lebih baik dengan target peningkatan kesejahteraan pelaku ekonomi kerakyatan, namun juga diproyeksikan sebagai solusi untuk membangun progres performa perekonomian daerah secara menyuluruh. 
Bahkan, langkah strategis itu juga dijadikan alternatif solusi oleh pemerintah daerah dalam rangka mengurangi angka pengangguran di daerah.
Seperti belum lama tadi, Pemkab Tanbu melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) sebanyak 30 warga dari ekonomi menengah kebawah mengikuti pelatihan menjahit.
Kepala Disperindagkop dan UKM Tanbu, Nooryakin, melalui Kasi Bina Produksi, Fitriyanto, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan agar masyarakat dapat memiliki keterampilan sehingga mampu menjadi pelaku wira usaha baru dan dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
Pelatihan dilaksanakan selama satu pekan dari tanggal 25 Pebruari hingga  4 Maret 2013 bertempat di Balai Desa Kersik Putih Kecamatan Batulicin dengan peserta perwakilan dari 10 Kecamatan yang ada di Tanbu, dan masing-masing kecamatan terwakili tiga orang peserta.
Sementara peserta yang mengikuti pelatihan menjahit tersebut merupakan warga perempuan dengan usia produktif antara  18 tahun hingga  40 tahun, dengan peserta seluruhnya adalah perempuan.
Dalam pelatihan itu para peserta mendapatkan materi  dasar-dasar menjahit, tekhnik mengolah pola, serta bagaimana cara meningkatkan kualitas pakaian hasil jahitan.
Dari seminggu pelatihan yang diberikan, peserta sudah bisa membuat pakaian jadi, dan sudah mulai menguasai bagaimana cara menjahit yang baik.
"Untuk mensukseskan program strategis dibidang pemberdayaan ekonomi kerakyatan khususnya yang digerakkan perempuan itu kami juga melibatkan peran serta jajaran TP. PKK Tanah Bumbu", sebut Fitriyanto, kemarin.
Hal ini juga senada dengan yang disampaiakan oleh Ketua TP. PKK Tanbu Hj. Erwinda Mardani dalam berbagai kesempatan, bahwa banyak program TP. PKK Tanbu yang juga terintegrasi dengan program SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Tanbu khususnya terkait dengan program pemberdayaan perempuan dan keluarga.
"Ini tak lain sebagai bentuk partisipasi dan keikutsertaan kami jajaran TP. PKK Tanah Bumbu dalam turut mendukung program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah khususnya dibidang perempuan dan keluarga", papar Erwinda ketika ditanya kiprah jajarannya terkait implementasi program pemberdayaan perempuan bidang pembangunan ekonomi kerakyatan, kemarin.
Dibeberkan Erwinda, agar program-program yang dijalankan pihaknya bersama SKPD-SKPD termasuk dengan Disperidagkop dan UKM tersebut dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak perbaikan dan peningkatan kualitas kesejahteraan pelaku ekonomi kerakyatan, pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan semua pihak terkait.
Selain itu sebutnya, evaluasi program juga menjadi hal penting untuk memaksimalkan target program.
"Evaluasi itu sekaligus pula sebagai langkah pendampingan dan pembinaan", ujar Erwinda. 
Secara terintegrasi imbuhnya, selain pelatihan menjahit, pada tahun 2013 ini,  program pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang akan dilaksanakan Disperindagkop dan UKM dan mendapat dukungan TP. PKK adalah kegiatan pelatihan anayam purun, pelatihan membuat telur asin, pelatihan menenun, pelatihan pembuatan kerupuk ikan, pembuatan kue, pelatihan anyaman ketak, pelatihan ukiran akar kayu, serta pelatihan pembuatan terasi. (adv/Tanbu/ant)

Pewarta:

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013