Selasa, 19 September 2017

Puskesmas Terpencil Dibantu Tenaga Kesehatan

id Kesehatan, Terpencil, Medis
Puskesmas Terpencil Dibantu Tenaga Kesehatan
Para tenaga kesehatan program Nusantara Sehat 2017 (baju merah muda) berfoto bersama Plt Sekda Hulu Sungai Utara dan Kepala Dinas Kesehatan. (Diskominfo HSU/Eddy Abdillah)
Petugas kesehatan yang ditempatkan merupakan penugasan khusus dari Program Nusantara Sehat tahap kedua tahun 2017,
Amuntai, (Antaranews.Kalsel) -Puskesmas Sapala Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan mendapat bantuan sebanyak lima orang tenaga kesehatan program Pemerintah pusat.


Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Agus Fidliansyah di Amuntai, Senin mengatakan, pemilihan tempat penugasan tenaga kesehatan di Sapala ini usulan Dinkes HSU yang ditindaklanjuti survei oleh Badan Litbang Kesehatan Kalsel.

"Petugas kesehatan yang ditempatkan merupakan penugasan khusus dari Program Nusantara Sehat tahap kedua tahun 2017," ujar Agus.

Agus mengatakan, kriteria lokasi penempatan tenaga kesehatan ini memang harus daerah terpencil yang masih kurang tenaga kesehatannya.

Ia mengatakan, adanya bantuan tenaga kesehatan yang tergabung dalam Tim Nusantara Sehat diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah Kecamatan Paminggir.

"Program ini wujud sinergi Kementerian Kesehatan dengan Pemda guna mengatasi kendala minimnya tenaga kesehatan di daerah terpencil," terangnya.

Penyerahan lima orang tenaga kesehatan ini dilaksanakan Rabu (30/8) dari Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kepada Dinas Kesehatan Kabupaten HSU.

Agus menambahkan, pelaksanaan program ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/MENKES/401/2017 tentang Pengangkatan Tenaga Kesehatan dalam  Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan Berbasis Tim (Team Based) dalam Mendukung Program Nusantara Sehat Periode II Tahun 2017. 

"Sampai saat ini telah ditempatkan 1.769 orang tenaga kesehatan di 311 Puskesmas sangat terpencil di seluruh Indonesia," pungkasnya.

Editor: Eddy Abdillah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga