Selasa, 26 September 2017

Tanah Bumbu Tingkatkan PAD Melalui Perusda

id PAD Tanah Bumbu, Tingkatkan Pad Melalui Perusda
Tanah Bumbu Tingkatkan PAD Melalui Perusda
Direktur Perusda Batulicin Jaya Utama (BJU) H. Syamsul Bahri,. (Antaranews Kalsel/Media Center Tanah Bumbu)
Batulicin, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Perusahaan Daerah (Perusda) Batulicin Jaya Utama (BJU).

Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming melalui Direktur Perusda Batulicin Jaya Utama (BJU) H. Syamsul Bahri, di Batulicin, Senin, mengatakan dengan adanya Perusda BJU pada saat ini dapat mendongkrak PAD lebih signifikan.

"Perusda pada saat ini akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan usaha jemput bola dan akan melebarkan usahanya di berbagai bidang, karena untuk target keuntungan pertahun sebesar Rp6 miliar harus direalisasikan," katanya.

Ia mengatakan, usaha yang ditangani yakni mengelola pupuk subsidi dan pupuk non subsidi, Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit, dan karet, kini usaha Perusda Batulicin Jaya Utama juga telah bergerak di bidang transportasi angkutan laut.

Seperti saat ini telah menyediakan jasa tongkang, dan vesel berbagai jenis ukuran muatan, sehingga bagi perusahaan yang telah bermitra, kini tidak perlu binggung lagi untuk melakukan pengiriman hasil tambang batubara melalui jalur laut.

Sepuluh unit kapal tongkang dan dua unit vesel untuk muatan pengiriman hasil tambang melalui jalur laut tersebut adalah milik perusahaan PT Mitra Sarana Banua (MSB) yang telah bermitra dengan pihak Perusda BJU Tanah Bumbu.

Saat ini, Perusahaan Tambang Batubara PT Bukit Bara Abadi (BBA) merupakan salah satu mitra kerja Perusda BJU pada Agustus 2017.

Selanjutnya Perusda BJU akan melakukan pengiriman batubara non speak sebanyak satu tongkang, bahkan untuk September 2017 pihak perusda telah menargetkan akan melakukan pengiriman kembali batubara sebanyak tiga tongkang.

Diakui, pada Agustus 2017 Perusda BJU telah mendapatkan pekerjaan dari pihak CV TIRUS Indonesia, untuk melakukan pengangkutan hasil tambang batubara dari Kalimantan untuk dikirim menuju ke Pulau Jawa, kemudian batu split yang ada di daerah Palu, Sulawesi Tengah itu akan diangkut ke daerah Jawa melalui tongkang.

Telah diperkirakan oleh Dirut Perusda, bahwa batu split yang diangkut melalui tongkang dalam satu bulannya bisa mencapai 25 ribu meter kubik, dan hasil angkutan batu baranya juga mencapai 25 ton dalam satu bulannya.

"Kami berharap usaha yang dilakukannya pada saat ini dapat berjalan dengan lancar, sehingga perekonomian di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu bisa stabil," paparnya.

Editor: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga