Kamis, 17 Agustus 2017

Satpol PP Balangan Membutuhkan Minimal 40 Personil Tambahan

id Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Satpol PP, BKD,
Satpol PP Balangan Membutuhkan Minimal 40 Personil Tambahan
Bupati Balangan, H Ansharuddin, saat berfoto bersama anggota Satpol PP Balangan. (Antaranews Kalsel/Roly Supriadi)
Balangan, (Antaranews Kalsel) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, membutuhkan minimal 40 personil tenaga non Pegawai Negeri Sipil (PNS) satuan.


Rencana tersebut akan dibahas dan diajukan serta dianggarkan di APBD Perubahan pada 2017 ini. Dimana sebelumnya hal senada pernah dikatakan Bupati Balangan H Ansharuddin, agar Satpol-PP bisa menambah personil.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Balangan, Rakhmadi Yusni, Selasa (1/8) mengatakan, sudah saatnya satuannya mendapatkan penambahan personil, yang sebelumnya pernah diajukan di awal 2017 dan disetujui Bupati Balangan.

"Sebelumnya memang sudah ada persetujuan dari pimpinan daerah, namun karena kendala anggaran, maka hal tersebut di tunda sementara, dan pada APBD perubahan 2017 ini rencananya akan dibahas dan dianggarkan," jelasnya.

Minimnya personil lanjut Rakhmadi Yusni, membuat banyak kegiatan terkendala, apalagi selaku penegak dan pengawal Peraturan Daerah (Perda) harus lah personil lebih maksimal, sehingga mampu menjalankan tugasnya.

Meskipun begitu, Rakhmadi tetap berharap para generasi muda yang memiliki ide yang cemerlang dan inovatif serta memiliki komunikasi yang sopan dan akti dilapangan, agar bergabung dengan Satpol PP Balangan, dengan tetap mengedepankan pendekatan dengan masyarakat.

"Saat ini kita hanya memiliki 50 personil, sedangkan yang kita harapkan adalah 150 personil, namun semua itu bertahap, dan kita berharap penambahan minimal 40 personi atau jika memungkinkan lebih dari itu," akunya.

Dikatakan, untuk mekanisme pendaftaran dan penerimaan nantinya, akan dibentuk tim khusus yang akan menyeleksi baik persyaratan dan lain sebagainya, dari para panitia yang berkompeten dibidang tersebut, terutama Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

"Secara umum nanti akan ada ujian tertulis, ujian kesemaptaan misal kemampuan lari 10 jam dan lainnya, intinya tim yang menentukan syaratnya, karena kita ingin mendapatkan personil yang handal dan mampu menjalankan tugas dengan cerdas," tegasnya.

Intinya kita ingin ada wajah muda nan cerdas serta merubah wajah Satpol PP menjadi personil yang handal dalam menegakkan perda dengan sistem pendekatan dan komunikasi terampil.

Editor: Roly Supriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga