Kamis, 17 Agustus 2017

Balangan Pamerkan Produk Lokal Di TMII

id Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Festival Budaya Borneo, Pagelaran Seni dan Budaya Dayak, Pameran Produk ungulan, Produk inovatif Daerah Kalima
Balangan Pamerkan Produk Lokal Di TMII
Ketua TP PKK Balangan, Hj Nursidah Ansharuddin, memegang mandai krispi saat meninjau stand pameran produk unggulan di TMII, Jakarta, pada ajang Festival Budaya Borneo 2017. (Antaranews Kalsel/Roly Supriadi)
Beberapa produk khas yang dipajang seperti mandai krispi, gula semut dari aren, madu asli lokal, dodol cempedak, kerajinan olahan khas dayak serta bermacam akar-akaran
Balangan, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, pamerkan produk  lokal pada ajang Festival Budaya Borneo 2017, di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, 28 - 30 Juli 2017.

 Ketua TP PKK Balangan, Hj Nursidah Ansharuddin  mengatakan, berbagai produk makanan khas lokal serta berbagai produk keterampilan serta berbagai khas daerah Bumi Sanggam di pajang di stand pameran Festival Budaya Borneo 2017.

"Beberapa produk khas yang dipajang seperti mandai krispi, gula semut dari aren, madu asli lokal, dodol cempedak, kerajinan olahan khas dayak serta bermacam akar-akaran yang turun-temurun digunakan warga adat dayak sebagai obat dan jamu stamina", terangnya.

Hal tersebut lanjutnya, sebagai upaya untuk terus mempromosikan produk dan budaya lokal agar terus dikenal bahkan diminati baik didalam negeri hingga pengunjung luar negeri.

Selain itu, hal tersebut sebagai upaya pula untuk mendorong daya saing pelaku usaha kecil dan produksi industri makanan khas lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menumbuhkan industri daerah.

Melalui upaya tersebut, telah terbukti dengan meningkat dan beragamnya hasil produk yang dihasilkan serta banyak nya jumlah permintaan produk unggulan daerah hingga ini.

Dikatakan pula, selain meningkatkan daya saing, tumbuhnya industri khas lokal, juga akan mampu menyerap tenaga kerja lumayan banyak. Selain usaha kecil dan menengah, di Balangan juga terdapat beberapa industri menengah ke atas, dan industri pertanian.

Jumlah industri hasil pertanian (IHPK) ada sebanyak 215 unit usaha dan kelompok industri logam mesin, kimia dan anek (ILMKA) terdapat 65 unit usaha, Kedua kelompok industri tersebut mampu menyerap sebanyak 643 tenaga kerja dengan total nilai investasi mencapai Rp1,6 miliar.

Geliat pemerintah setempat dengan upaya meningkatkan produktivitas masyarakat yang berdaya saing di pasar lokal bahkan internasional, cukup selaras sebagai implementasi Nawacita ke-enam program prioritas pemerintahan Jokowi-JK.

Program tersebut kini juga selaras dengan apa yang disampaikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2017, di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (27/7). 

"Penting sekali untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan bagaimana menekan inflasi serendah-rendahnya," kata Presiden, di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (27/7), imbuhnya.

Editor: Roly Supriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga