Jumat, 28 Juli 2017

Pemkab Banjar Pertama Terapkan Aplikasi Sikda Generik

id sikda Banjar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah di Martapura, Sikda Generic Bridging P-Care Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Pemkab Banjar Pertama Terapkan Aplikasi Sikda Generik
. (Antaranews Kalsel/mc-Banjar)
Uji coba penerapan aplikasi Sikda Generik program JKN itu dilaksanakan di Pusat Kesehatan Masyarakat Martapura 1 terletak di Kelurahan Tanjung Rema Darat Kecamatan Martapura Kota,
Martapura, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menjadi yang pertama menerapkan aplikasi Sistem Informasi Kesehatan Daerah (Sikda) Generik agar pelayanan kesehatan masyarakat memenuhi standar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah di Martapura, Kamis mengatakan, sudah melakukan ujicoba penerapan Sikda Generic Bridging P-Care Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Uji coba penerapan aplikasi Sikda Generik program JKN itu dilaksanakan di Pusat Kesehatan Masyarakat Martapura 1 terletak di Kelurahan Tanjung Rema Darat Kecamatan Martapura Kota," ujarnya.

Ia mengatakan, penerapan aplikasi Sikda Generik di puskesmas itu juga merupakan yang pertama dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di provinsi setempat.

Diharapkan, penerapan aplikasi itu membawa perubahan yang besar dalam peningkatan pelayanan kesehatan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat di kabupaten setempat.

"Aplikasi baru ini hendaknya juga bisa menjadi terobosan dalam pemecahan permasalahan data kesehatan yang selama ini mengalami kesulitan sehingga setiap pelayanan memenuhi standar," ucapnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Banjar Dedi Kurniadi menambahkan, penerapan Sikda Generik di puskesmas merupakan tindak lanjut pembelajaran di Kemenkes.

"Kami sudah belajar ke Pusat Data dan Informasi Kemenkes terkait penerapan aplikasi Sikda Generik sehingga saat ini bisa menerapkannya di Puskesmas yang memenuhi standar," ungkapnya.

Menurut dia, penerapan sikda di Puskesmas Martapura 1 akan menjadi percontohan bagi Puskesmas lain yang direncanakan seluruhnya menggunakan Sikda berbasis komputerisasi.

"Kami merencanakan tahun 2017 ini, lima puskesmas menerapkan aplikasi Sikda. Dua puskesmas menerapkan dalam jaringan (daring) atau online dan tiga Puskesmas offline," kata dia.

Tim IT BPJS Lisda yang mendampingi petugas di puskesmas saat uji coba mengatakan, Sikda Generik diharapkan bisa terhubung langsung dengan aplikasi P-care JKN.

"Jika sudah terhubung maka petugas puskesmas tidak perlu lagi memasukan ulang data pasien. Melalui Sikda juga bisa diperoleh data dan informasi kesehatan yang akurat, tepat dan cepat," katanya.

Editor: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga