Kamis, 21 September 2017

Kapolri : Polri Semakin Surpive

id Kapolri : Polri Semakin Surpive
Marabahan, (Antaranews Kalsel) - Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan H Supriyono membacakan sambutan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, Polri saat ini semakin surpive sebagai organisasi,  bahkan sudah berkembang menjadi institusi penting serta menjadi salah satu pilar pemersatu NKRI.


Acara Syukuran dan Ramah Tamah rangkaian Hari Bhayangkara ke-71 di Aula Jananuraga Polres Batola, dihadiri Bupati Batola H Hasanuddin Murad, Wakil Bupati H Ma’mun Kaderi, dan para Forkopimda masing-masing beserta isteri serta para jajaran Polres, Polsek, pimpinan SKPD, Camat, BUMN, BUMD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, Senin (10/7)  itu,  kapolri mengatakan, saat ini organisasi Polri terdapat 33 Polda, 461 Polres, dan 4.872 Polsek dengan total anggota 423.624 personil

Kapolri menambahkan, pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo ini Polri semakin berkembang dengan terbentuknya beberapa struktur baru, baik pada tingkat Mabes maupun pada tingkatan tipe-tipe Polda, Polres dan beberapa Polsek.

Di bidang anggaran, urainya, sampai pada saat ini terus meningkat. Pada tahun 2015 anggaran Polri Rp42 triliun naik menjadi Rp57 triliun tahun 2016, dan naik menjadi Rp79 triliun tahun 2017 atau dalam waktu kurun 3 tahun bertambah hampir 2 kali lipat.

Di bidang kesejahteraan, menurut Tito, remonerasi anggota Polri pada tahun 2015 hanya 33 persen. Sedang tahun 2016 sudah meningkat mencapai angka rata-rata 53,4 persen.

“Seluruh anggota Polri telah menjadi anggota BPJS,” terangnya.

Selain itu, banyak rumah sakit Polri di seluruh Indonesia telah menjadi badan layanan umum sehingga lebih mandiri dalam melayani kesehatan anggota Polri maupun masyarakat.

Polri, sebut Tito, juga berupaya melakukan pembenahan internal dan meningkatkan kinerja melalui peningkatan profesionalme, memperbaiki kultur dalam bentuk positif serta manajemen media.

Hasilnya telah memberikan energi positif yang dicocokan dengan meningkatnya kepercayaan publik dimana dari hasil suvei awal tahun 2016 termasuk salah satu institusi yang kurang dipercaya publik namun di awal tahun 2017 telah memberikan peningkatan kepercayaan publiknya.

Editor: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga