Senin, 24 Juli 2017

Warga Siak Benahi Wisata Danau Naga Sakti

id danau Naga Sakti, Masyarakat sadar wisata di Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak
Warga Siak Benahi Wisata Danau Naga Sakti
. (Antaranews Kalsel/Trip Riau)
Siak,  (Antaranews Kalsel) - Masyarakat sadar wisata di Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak terus membenahi destinasi Danau Naga Sakti, yang berada di Dusun Dosan agar semakin menambah daya tarik wisata bagi pengunjung.

"Usai liburan Idul Fitri ini akan dibangun lagi empat toilet untuk kenyamanan wisatawan selama berada di lokasi," kata Camat Pusako Andi Putra kepada Antara, Senin.
   
Dia menyebutkan, selain membangun toilet, pihaknya juga sudah mendapat donatur untuk penambahan sepeda air bebek sebanyak 10 unit, supaya tidak terjadi lagi antrian yang panjang untuk bermain-main.

"Danau Naga Sakti masih destinasi baru yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat sadar wisata. Masih banyak kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki kedepannya," kata Camat lagi.

Dia menyebutkan, selama Idul Fitri 1438 H hingga 2 Juli tercatat sebanyak 13.140 pengunjung yang datang ke Danau Naga Sakti. Angka tersebut katanya lagi, jauh melampaui dari prediksi mereka. Sebab tahun sebelumnya hanya lebih kurang dari seribu wisatawan yang berkunjung.

"Banyaknya kunjungan juga membawa pengaruh positif terhadap warga yang menjual kuliner di sekitar objek wisata dan juga adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir," imbuhnya.

Terkait wahana hiburan/permainan kata Andi, walau masih terbilang minim, meskioun begitu warga yang berlibur bisa menikmati naik sampan (perahu), sepeda air, selfie di pojok yang sudah disediakan  atau sekedar mandi untuk menikmati segarnya air Danau Naga Sakti.

Banyaknya wisatawan yang datang usai lebaran tahun ini, lanjutnya membuat pengelola (masyarakat sadar wisata) kewalahan meladeni pengunjung. Sehingga diakuinya usai liburan berakhir banyak sekali sampah berserakan di lokasi wisata.

Sampah-sampah yang berserakan di lokasi lanjut Camat ini sudah dimintainya  pihak pengelola untuk membersihkan dan menambah tong /tempat sampah lebih banyak lagi.

Selain itu adanya kerjasama dengan Bank Sampah Kabupaten Siak untuk membeli sampah-sampah yang ada di lokasi, agar kembali bisa di uangkan.

"Kami akan terus berusaha memperbaiki segala kekurangan-kekurangan sekarang ini," tutupnya.

Sebelumnya salah satu pengunjung tempat wisata ini juga mengeluhkan  buruknya fasilitas toilet yang disediakan karena kotor dan bau, ditambah lagi kran air yang tidak berfungsi.

"Toiletnya bau, airnya juga tidak ada, kita jadi bingung, mau cari toilet lain pun tidak ada, terpaksa pakai toilet kotor, ujar Risa salah satu pengunjung wisata beberapa hari lalu.

Selain kondisi toilet yang kotor, tumpukan sampah-sampah sisa makanan juga terlihat bersetakan disekitar tempat wisata./f


Editor: Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga