Jumat, 28 Juli 2017

IBI HST Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks

id IBI
IBI HST Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks
Kegiatan yang bekerjasama dengan PKK HST dan dirangkai dalam rangka Hari Ulang Tahun IBI dan Hari Bidan Internasional tahun 2017 tersebut menargetkan sasaran utamanya di HST untuk pemeriksaan kanker serviks adalah 338 wanita yang terdiri dari 169 desa dengan perwakilan masing-masing dua orang. Seda
Dalam pemeriksaan kanker leher rahim di Kabupaten HST diikuti 338 perempuan dari 169 desa. Untuk Kecamatan Barabai, sasarannya sebanyak 36 orang,
Barabai, (Antaranews Kalsel) - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, menggelar deteksi dini kanker serviks atau kanker leher rahim secara gratis bagi kaum hawa di 169 desa, wilayah "Bumi Murakata" ini.

Ketua IBI HST Siti Rusmaidah di Barabai, Kamis, mengatakan bahwa pemeriksaan kanker leher rahim gratis itu dalam rangka hari ulang tahun IBI dan Hari Bidang Internasional 2017.

"Dalam pemeriksaan kanker leher rahim di Kabupaten HST diikuti 338 perempuan dari 169 desa. Untuk Kecamatan Barabai, sasarannya sebanyak 36 orang," jelas Siti.

Sebagai salah satu jenis kanker yang menjadi momok bagi kaum hawa ini bisa menyerang perempuan usia lebih dari 15 tahun.

Di dunia, sekitar 500.000 wanita didiagnosa menderita kanker serviks dengan rata-rata 270.000 kematian terjadi setiap tahunnya, atau dengan kata lain setiap 2 menit seorang wanita meninggal karena kanker serviks.

Kegiatan deteksi dini kanker serviks itu, kata Siti, bekerja sama TP PKK setempat mengingat penderita penyakit ini di Indonesia relatif cukup tinggi.

Pada tahun 2016, misalnya, sekitar 17,8 juta wanita Indonesia terdeteksi kena kanker serviks. Hingga Mei 2017, menurut data dari Yayasan Kanker Indonesia, sekitar 21,7 juta wanita juga terkena infeksi kanker serviks.

"Secara nasional kanker serviks menjadi pembunuh utama wanita. Oleh karena itu, perlu kita waspadai dan tanggulangi bersama," kata Siti.

Melalui pemeriksaan kanker serviks gratis ini menjadi salah satu upaya meminimalkan jumlah penderita kanker leher rahim di Indonesia, khususnya di Kabupaten HST.

Deteksi dini kanker serviks sendiri digelar serentak di seluruh kabupaten/kota dengan target 2.590 ranting IBI.

Ketua PKK HST Hj. Ernawati Chairansyah sangat mengapresiasi peran bidan selama ini untuk melakukan sosialisasi bahaya kanker serviks kepada masyarakat agar melakukan pemeriksaan 6 bulan sekali.

"Tingginya angka penyakit ini disebabkan rendahnya pengetahuan dan kesadaran akan bahaya kanker serviks. Oleh sebab itu, kami sangat mendukung kegiatan pemeriksaan gratis ini setiap tahun agar kaum wanita terbebas dari penyakit tersebut," katanya.


Editor: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga