Jumat, 28 Juli 2017

Jumlah Kerbau Rawa dan Penduduk Hampir Sama

id Peternakan, Pertanian,Kerbau Rawa
Jumlah Kerbau Rawa dan Penduduk Hampir Sama
Kerbau Rawa atau Kerbau Kalang di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) turun dari kalang untuk mencari makan diperairan rawa. (Diskominfo HSU/Eddy Abdillah)
Jumlah penduduk di Kecamatan Paminggir sebanyak 7899 jiwa hampir sama dengan jumlah kerbau rawa yang berafa di wilayah Paminggir,
Amuntai, (Antaranews.Kalsel) -Jumlah ternak kerbau rawa atau kerbau kalang di Kecamatan Paminggir Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan kini hampir hampir menyamai jumlah penduduk setempat.


Camat Paminggir Hanafi di Desa Tampakang, Rabu mengatakan, populasi kerbau rawa terbanyak berada di wilayah kecamatannya yang kini jumlahnya hampir menyamai jumlah penduduk Kecamatan Paminggir.

"Jumlah penduduk Kecamatan Paminggir sebanyak 7.899 jiwa hampir sama dengan jumlah kerbau rawa yang berada di wilayah Paminggir," ujar Hanafi.

Hanafi mengatakan, sebagian besar Masyarakat Paminggir beternak Kerbau Rawa karena lahan rawa yang cukup luas untuk beternak kerbau disamping mata pencaharian lain seperti bertani dan menangkap ikan.

Kasi pengembangan ternak Dinas Peternakan HSU Syarifuddin Hasby mengatakan populasi kerbau rawa di HSU sekitar 10 ribu ekor dan terbesar memang di wilayah Kecamatan Babirik.

"Sebenarnya diwilayah perairan rawa lainnya di HSU juga bisa dikembangbiakan jenis ternak ini hanya saja sebagian besar lahan sudah dipergunakan untuk lahan pertanian," kata Hasby.

Menurutnya, masyarakat disekitar Kota Amuntai bisa saja jika ingin mengembangkan ternak kerbau rawa untuk tujuan pariwisata asalkan jangan sampai mengganggu lahan pertanian," katanya.

Beberapa peternak di Desa Tapus Dalam yang dekat wilayah Kota Amuntai coba mengembangkan ternak kerbau rawa dengan membangun kalang untuk tujuan wisata yang dikelola melalui Badan Usaha milik desa atau Bumdes.

"Hingga kini pengembangan ternak di Desa Tapus Dalam cukup baik yang berarti habitatnya sesuai seperti di Kecamatan Paminggir, "katanya.

Namun menurut beberapa pengelola Bumdes, masih sedikit pengunjung domestik maupun luar negeri yang mengetahui keberadaan objek wisata kerbau rawa ini. Mereka berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata HSU bisa membantu pengembangan usaha dan promosinya.

Editor: Eddy Abdillah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga