Selama Mudik Lebaran BPJS Layani 91.005 Pengunjung

id barabai, BPJS,
Barabai, (AntaraNews Kalsel) - Selama mudik lebaran Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan telah melayani 91.005 pengunjung di sejumlah puskesmas, klinik utama hingga dokter praktek.

     Sekretaris Utama BPJS Kesehatan Cabang Barabai, Afrizayanti, Kamis menyampaikan peserta JKN-KIS yang mudik dapat berobat di luar wilayah tanpa harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat.
       "Peserta JKN-KIS dalam kondisi darurat maupun non darurat dapat langsung berobat ke IGD rumah sakit terdekat yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," jelas Afrizayanti.
       Jumlah peserta JKN-KIS yang memanfaatkan pelayanan kesehatan tersebut terdiri dari 87.122 kunjungan di Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP) dan 3.883 kasus di Rawat Inap Tingkat Pertama (RITP).
     Sedangkan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) seperti rumah sakit terdapat 105.860 kunjungan/kasus, yaitu terdiri dari 60.635 kunjungan di Rawat Jalan Tingkat lanjutan (RJTL) dan 45.225 kasus di Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL).
       BPJS sendiri menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanannya sejak 19 Juni hingga 2 Juli 2017 dan telah melayani puluhan ribu kunjungan.
        "Gangguan kesehatan yang dialami peserta JKN-KIS yang sedang mudik diantaranya radang tenggorokkan, demam, infeksi saluran pernafasan atas atau ISPA dan gastro enteritis serta berbagai gangguan pencernaan seperti diare, maag, gangguan lambung, dan nyeri perut," jelas Afrizayanti.
        Menurut data yang diperoleh juga ditemukan kasus penyakit kronis seperti stroke, jantung, hipertensi dan hemodialisa yang ditangani dengan baik oleh rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.
       Ia menjelaskan Sepanjang masa mudik lebaran bila peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku  serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka fasilitas kesehatan harus memberikan pelayanan kepada peserta dan tidak diperkenankan menarik biaya dari peserta.
      " Kami  menghimbau kepada peserta JKN-KIS untuk tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan pola makan yang baik, istirahat yang cukup, serta olah raga agar dapat kembali beraktivitas pasca mudik lebaran," katanya.

Editor: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga