Kamis, 17 Agustus 2017

Polisi Banjar Berpeci Putih Layani Masyarakat

id Peci putih
Seluruh personel polisi mengenakan peci putih saat bertugas. Kebijakan ini kami ambil karena Polres Banjar berada di Kota Martapura, Kota serambi Mekah dan Kota Santri,
Martapura,  (Antaranews Kalsel) - Personel Kepolisian Resor Banjar, Kalimantan Selatan, mengenakan peci putih saat melayani masyarakat termasuk di posko penjagaan dan pengaturan lalu lintas jalan raya.

Kepala Kepolisian Resor Banjar AKBP Takdir Matanette di Martapura, Jumat mengatakan, pihaknya menerapkan kebijakan memakai peci putih sesuai kearifan lokal masyarakat setempat.

"Seluruh personel polisi mengenakan peci putih saat bertugas. Kebijakan ini kami ambil karena Polres Banjar berada di Kota Martapura, Kota serambi Mekah dan Kota Santri," ujarnya.

Ia mengatakan, kebijakan berlaku bagi polisi laki-laki yang bertugas, sedangkan polisi wanita (polwan) memakai jilbab sehingga pelayanan kepolisian yang diberikan terasa semakin islami.

Ditekankan, bagi setiap polisi laki-laki wajib mengenakan "kopiah haji" sebutan masyarakat Banjar untuk peci putih baik saat berada di penjagaan, mengatur lalu lintas, pengamanan maupun pelayanan.

"Intinya, setiap personel polisi laki-laki harus selalu mengenakan kopiah putih yang mencirikan kearifan lokal di Kota Martapura karena masyarakatnya tidak asing lagi dengan peci putih," ucapnya.

Dijelaskan, kebijakan yang diterapkan hampir sama saat menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya yang saat itu menerapkan kepada anggotanya membaca ayat suci Al-quran.

"Saat menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, saya meminta setiap personel beragama Islam dalam satu hari membaca 1 juz ayat-ayat suci Al-quran atau "One Day One Juz"," ujarnya.

Dikatakan, selain mengintruksikan setiap personel mengenakan peci putih, program lain yang dijalankan adalah "wajah berseri" singkatan wajib salat berjamaah setiap hari.

Ia mengharapkan, melalui Program Wajah Berseri, seluruh polisi lebih mengutamakan ibadah dibanding pekerjaan dan segera melaksanakan kewajiban sebagai umat Islam.

"Saya menginginkan, ketika adzan berkumandang, setiap anggota langsung meninggalkan pekerjaan, tanpa takut dimarahi pimpinan. Tinggalkan, segera berwudhu dan shalat," kata dia.

Ditambahkan, kebijakan memakai peci putih dan Program Wajah Berseri bukan hanya diterapkan pada bulan Ramadhan, melainkan akan berlanjut.

"Sesuai kewajiban, shalat berjamaah bersama setiap hari. Setiap Muslim memang diwajibkan shalat lima waktu, tidak hanya pada bulan Ramadhan,a dan harus ikhlas," tegasnya.

Editor: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga