Selasa, 26 September 2017

Bupati Banjar Dukung Pemberantasan Pungli Lapak Pasar

id pungli, Bupati Banjar, Pemberantasan Pungli Lapak Pasar, pungutan liar pasar Martapura
Bupati Banjar Dukung Pemberantasan Pungli Lapak Pasar
ilustrasi.(net.)
Martapura, (Antaranews Kalsel) - Bupati Banjar, Kalimantan Selatan Khalilurahman mendukung pemberantasan praktik pungutan liar oleh Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Kepolisian Resor Banjar dengan membongkar pungli lapak pasar.

"Kami mendukung operasi tangkap tangan yang berhasil membongkar dan memberantas praktik korupsi dua oknum pegawai Perusahaan Daerah Pasar," ujar dia, di Martapura, Minggu.

Pernyataan bupati terkait aksi satgas saber pungli yang berhasil menangkap tangan dua oknum pegawai PD Pasar Bauntung Batuah karena menarik pungli pedagang pasar wadai (kue) Ramadan.

Personel satgas pada Jumat (9/6) menangkap tangan oknum berinisial AH dan J, sekaligus menyita uang tunai sebesar Rp2,5 juta diduga hasil pungli dari pedagang pasar kue.

Menurut bupati, didampingi Sekretaris Daerah Nasrun Syah, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus hukum atas dua oknum yang statusnya sebagai pegawai perusahaan daerah itu.

"Penanganan kasus sepenuhnya kami serahkan kepada penegak hukum dan mereka memang layak mendapatkan hukuman karena melakukan praktik yang melanggar hukum," ujar sekda.

Pihaknya sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan dua oknum pegawai PD Pasar itu, karena melakukan perbuatan demi keuntungan pribadi dan merugikan orang lain.

"Kasihan pedagang yang ditarik uang lagi dengan alasan tidak jelas, sehingga kami sangat mendukung jika aparat hukum mengambil langkah penegakan hukum," kata dia.

Mengenai sanksi yang akan dijatuhkan kepada keduanya, tentu akan diproses sesuai aturan dan ketentuan disamping proses pidana yang dikenakan aparat penegak hukum dipersidangan.

"Soal sanksi tentu akan diproses sesuai aturan dan ketentuan yang diatur dalam aturan PD Pasar. Untuk proses pidananya kami serahkan sepenuhnya kepada aparat hukum," katanya pula.

Sedangkan pedagang pasar wadai (kue) yang menjadi korban pungli kedua oknum bersyukur, dan menyatakan sangat mendukung penindakan yang dilakukan aparat hukum sehingga mereka jera.

"Kami bersyukur mereka ditangkap karena sudah merugikan. Apalagi jualan kue kurang laku karena hujan melanda sejak awal Ramadan," ujar salah seorang pedagang setempat.

Editor: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga