Senin, 21 Agustus 2017

Bupati Minta Selama Ramadhan Pelayanan Tetap Normal

id Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Mardani H Maming, Bupati Minta Selama Ramadhan Pelayanan Tetap Normal
Bupati Minta Selama Ramadhan Pelayanan Tetap Normal
. (Antaranews Kalsel/hms)
Kami tidak menginginkan Bulan Ramadhan dijadikan sebagai alasan akan tetapi justru harus ditingkatkan dari segi pelayanan baik di tingkat dinas maupun kecamatan
Batulicin, (Antaranews Kalsel) - Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Mardani H Maming meminta kepada pegawai di jajaran pemerintah daerah setempat agar tetap melaksanakan pelayanan secara efektif kepada masyarakat selama Bulan Suci Ramadhan 1348 Hijriah.

"Kami tidak menginginkan Bulan Ramadhan dijadikan sebagai alasan akan tetapi justru harus ditingkatkan dari segi pelayanan baik di tingkat dinas maupun kecamatan," kata Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming, di Batulicin, Rabu.

Meskipun jam kerja berkurang dibandingkan dengan hari kerja biasa, agar pelayanan kepada masyarakat tetap normal maka para pegawai tidak ada alasan untuk tidak masuk kerja.

Bupati Mardani H Maming berharap, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Kabupaten Tanah Bumbu mampu melahirkan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik dan cepat.

Inovasi merupakan salah satu kunci bagi seluruh pejabat dan perangkat daerah lainnya untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan dan mengejar pembangunan daerah menjadi lebih cepat sebagaimana yang diharapkan masyarakat.

"Saya minta agar seluruh OPD bisa membuat program dan inovasi-inovasi kreatif bagi peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah," katanya.

Untuk memastikan pegawai dan pelayanan di instansi lingkup pemerintahan "Bumi Bersujud" tetap terlayani maka pihaknya juga melakuan inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa dinas dan kantor pelayanan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Swipil (Disdukcapil) M. Hanafiah melalui Sekretaris Murhansyah menambahakan dalam hal pelayanan tetap menjalankan pada tindakan yang profesional agar masyarakat benar-benar terlayani.

"Kami melayani masyarakat dengan membiasakan budaya antri melalui nomor antrian yang tersedia, sehingga pelayanan lebih teratur, sebab masyarakat yang datang banyak dari Desa. Dengan nomor antrian itu mereka lebih mudah mengatur waktu pengambilan KTP atau berkas yang diurus," terangnya

Editor: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga