Senin, 26 Juni 2017

Edarkan Zenit Untuk Beli Sabu

id Polres HSS, Narkotika, Zenit, Waka Polres HSS, Sat Res Narkoba HSS
Edarkan Zenit Untuk Beli Sabu
Pers Release Polres HSS dipimpin Wakapolres Kompol Arief Himawan didampingi Kasat Res Narkoba AKP Maturidi, dan Kasubbas Humas AKP Agus Winartono (Fathurrahman/Antara Kalsel)
"Tersangka mendatangkan Carnophen dari Banjarmasin sebagai kurir menggunakan jasa angkutan taxi colt dan sabu yang diselipkan di paket narkoba tersebut diakui tersangka untuk dipakai sendiri",ujarnya.
Kandangan, (Antaranews Kalsel) - Kurir paket puluhan ribu butir paket narkoba, berinisial Ay (51 ) warga Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengaku nekat menjadi Kurir karena untuk membeli Sabu.

Hal ini disampaikannya, saat ditanyakannya motif tindakan pidana mengedarkan sedian farmasi tanpa izin jenis Carnophen yang kemudian tertangkap oleh Sat Res Narkoba Polres HSS saat mengambil paketan narkoba tersebut dari sebuah taxi colt jurusan Banjarmasin - Kandangan, Selasa (25/4).

Tertangkapnya tersangka menjadi salah satu bahan ekspose dalam kegiatan Pers Release ang dilaksanakan Polres HSS dipimpin Wakapolres HSS Kompol Arief Himawan, didampingi Kasat Res Narkoba AKP Maturidi, Kasubbag Humas Polres HSS AKP Agus Winartono di halaman Polres HSS, Kamis (27/4).

Dalam paparannya, Wakapolres menyampaikan bahwa dari hasil penangkapan oleh Sat Res Narkoba didapatkan barang bukti berupa 10.010 butir obat sedian farmasi tanpa izin jenis Carnophen atau Zenit dan satu paket sabu 0,29 gram.

"Tersangka mendatangkan Carnophen dari Banjarmasin sebagai kurir menggunakan jasa angkutan taxi colt dan sabu yang diselipkan di paket narkoba tersebut diakui tersangka untuk dipakai sendiri",ujarnya.

Tersangka menjadi target operasi karena adanya informasi oleh Sat Res Narkoba bahwa ada seseorang yang membawa kiriman paket Narkoba dari Banjarmasin ke Kandangan.
 
Tersangka yang baru bebas bersyarat dari  Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kandangan dalam kasus Narkotika, akan dijerat pasal berlapis Pasal  197 jo 196 Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal  114 jo 112 ayat  Undang-Undang  Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Kasat Res Narkoba AKP Maturidi menambahkan dari bulan Januari hingga April 2017 ini jumlah kasus pidana Narkotika 8 kasus dengan jumlah barang bukti Narkotika Sabu 11,21 gram dan kasus sedian farmasi tanpa ijin 38 kasus dengan barang bukti Carnophen 34.498 butir dan Dextro 26.415 butir.

Editor: Fathurrahman

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga