Selasa, 25 April 2017

Ketua PKK Minta Masyarakat Konsumsi Pangan B2SA

id TP PKK Bbaru, pelatihan PKK, pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA),
Banjarbaru,  (Antaranews Kalsel) - Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan ((Kalsel) Rierin Nadjmi Adhani meminta masyarakat mengonsumsi menu pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman.

"Kami minta masyarakat menerapkan pola konsumsi pangan yang sehat dikenal dengan istilah pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA)," ujarnya di Banjarbaru, Senin.

Pernyataan itu disampaikan di depan peserta lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Banjarbaru.

Ia mengatakan, setiap individu pasti membutuhkan pangan yang berkualitas untuk dapat hidup secara sehat, aktif dan produktif sehingga harus mengonsumsi bahan pangan yang menyehatkan.

Dijelaskan, konsumsi pangan yang berkualitas dapat diwujudkan apabila makanan yang dikonsumsi sehari-hari mengandung zat gizi lengkap, dengan jumlah yang berimbang.

"Berimbang yang dimaksud baik antar kelompok pangan, serta memperhatikan cita rasa, daya cerna, daya terima dan daya beli masyarakat sehingga nyaman dan aman mengonsumsinya," ucap dia.

Menurut istri Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani itu, pengetahuan akan pentingnya konsumsi menu pangan B2SA harus disosialisasikan sampai tingkat terkecil dalam kelompok masyarakat.

"Masyarakat harus mengetahui apa dan bagaimana menu pangan B2SA itu sehingga sosialisasi terus digalakkan teruma di lingkungan terkecil yakni keluarga," pesannya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Banjarbaru M Rustam mengatakan, lomba cipta menu B2SA berbasis sumber daya lokal untuk meningkatkan pemahaman masyarakat.

"Kami ingin masyarakat memahami pentingnya mengonsumsi pangan B2SA karena dapat meningkatkan kualitas hidup sehingga bisa selalu disehatkan terutama jasmaninya," ujar dia.

Dikatakan, pihaknya berupaya untuk mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat, terutama ibu rumah tangga dalam memilih, menentukan, serta menciptakan menu B2SA.

"Kami siap membangun budaya keluarga untuk mengonsumsi aneka menu makanan B2SA untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari memanfaatkan potensi pangan di pekarangan," katanya.

Editor: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga