Selasa, 25 April 2017

Kemendagri Buka Seleksi Calon Praja Untuk Kalsel

id kurnadi
Kemendagri Buka Seleksi Calon Praja Untuk Kalsel
Kepala Biro Humas Pemprov Kalsel Kurnadiansyah. (Antara/dok.)
Kementerian Dalam Negeri RI, saat ini membuka kesempatan luas bagi lulusan SMA dan Madrasah Aliah termasuk lulusan Paket C guna mengikuti calon seleksi siswa praja,
Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Kementerian Dalam Negeri kembali membuka seleksi bagi calon praja lulusan SMA atau Madrasah Aliah termasuk lulusan Paket C, untuk mengikuti seleksi calon birokrat melalui sekolah ikatan dinas pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 2017.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Kalimantan Selatan Kurnadiansyah di Banjarmasin Senin mengatakan, kini pihaknya bersama Badan Kepegawaian Daerah bekerja sama dan bersinergi melakukan koordinasi terkait penyebarluasan informasi ketenagakerjaan di daerah itu.

Salah satu informasi kesempatan kerja itu adalah kesempatan bagi lulusan SMA atau Madrasah Aliah termasuk lulusan Paket C, untuk mengikuti seleksi calon birokrat melalui sekolah ikatan dinas pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 2017.

"Kementerian Dalam Negeri RI, saat ini membuka kesempatan luas bagi lulusan SMA dan Madrasah Aliah termasuk lulusan Paket C guna mengikuti calon seleksi siswa praja," katanya.

Pendaftaraan bisa secara online melalui wibsite resmi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Kemenpan RB, ke portal http://panselnas.id melalui email pendaftar," kata Kurnadi.

Didampingi Kabag Pemberitaan, Drs H Hazairin, Kurnadi mengatakan, pendaftaran seleksi pendidikan ikatan dinas calon praja di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 2017, dimulai dari tanggal 9-31 Maret 2017 dengan jumlah peserta yang diterima secara nasional sebanyak 1.689 orang.

"Informasi kesempatan pendidikan ikatan dinas ini penting untuk diketahui dan disebarluaskan ke masyarakat karena sifatnya terbuka secara nasional," katanya.

Bagi siswa lulusan SMA, Madrasah Aliah dan paket C, tidak salahnya untuk mencoba mengikuti seleksi ini karena berkesempatan menjadi calon pegawai aparatur sipil negara.

Kurnadiansyah, mengingatkan, hal paling penting untuk diketahui calon siswa IPDN pada saat membuka wibsite perlu ketelitian dan kesabaran.

Semua petunjuk mekanisme syarat pendaftaran akan diketahui setelah pendaftar memperoleh User ID (NIK) dan password dari Panselnas melalui e-mail pendaftar.

Langkah selanjutnya pendaftar membuka login dengan menggunakan password yang diperoleh dari panselnas ke wibsite resmi Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN Tahun 2017 ke htp://spcp.ipdn.ac.id untuk mengisi biodata calon peserta seleksi.

Kemudian, peserta mengunggah scanning dokumen antara lain KTP bagi peserta yang berusia di atas 17 tahun atau kartu keluarga bagi yang belum memiliki KTP (dengan format jpg maksimum I MB. Ijazah/STTB asli atau fotocopy yang dilegalisir (diunggah halaman depan dan belakang dengan format pdf maksimum 1MB.

Surat keterangan asli sebagai peserta Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA kelas 3 tahun ajaran 2016/2017 yang ditandatangani kepala sekolah atau pejabat berwenang.

Pasphoto berwarna, tidak memakai kacamata ukuran 4x6 cm. Paling penting lagi antara dokumen KTP atau KK dan ijazah /STTB, mencantumkan data yang sama untuk nama dan tempat tanggal lahir. Setelah itu calon pendaftar mencetak bukti registrasi.

Pria yang juga pernah menjabat Kabag Humas Setdako Banjarmasin ini, menambahkan, persyaratan umum pendaftaran adalah; Warga Negara Indonesia, usia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan IPDN tanggal 1 September 2017, tinggi badan pria minimal 160 cm dan perempuan minimal 155 cm.

Persyaratan administrasi, berijazah serendah-rendahnya SMA dan Madrasah Aliayh (MA) termasuk lulusan paket C dengan ketentuan nilai rata-rata STTB minimal 7,00 bagi pendaftar lulusan 2014 sampai dengan 2017.

Editor: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga