Selasa, 26 September 2017

Adaro Bantu Seribu Bibit Pohon

id Adaro, SCR, Kabupaten Balangan, Pramuka, CB, Adaro, 1000 Pohon, Tanam Pohon, reklamasi, reboisasi, penanaman 1000 pohon, Islamic Centre, Kapolres, Pol
Adaro Bantu Seribu  Bibit Pohon
Adaro Bantu Seribu Bibit Pohon.(Antaranews Kalsel/Roly Supriadi)
Balangan, (Antaranews Kalsel) - Perayaan Hari Bumi telah lewat lebih dari seminggu, namun gaungnya masih terasa di Bumi Sanggam julukan Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan.

Bertempat di Komplek Islamic Centre Balangan, pada Senin (2/5) dilaksanakan kegiatan penanaman pohon bertajuk  Seribu Pohon untuk Bumi Sanggam. 
 
Wakil Bupati Balangan, H Syaifullah, dalam sambutannya mengatakan, saat ini manusia sudah semakin tidak ramah pada lingkungan, sehingga bencana alam datang bertubi-tubi untuk memberi peringatan.

Untuk itulah, lanjut dia, kegiatan penanaman pohon seperti ini penting dilakukan untuk menjaga bumi tetap lestari. Mari kita kembali ramah pada lingkungan.
 
Adapun seribu bibit pohon yang ditanam tersebut, merupakan bantuan dari PT Adaro Indonesia. Idham Kurniawan, CSR Manager PT Adaro Indonesia mengatakan, bantuan tersebut merupakan salah satu komitmen Adaro dalam menjaga kelestarian alam, terutama di Balangan.
 
Untuk diketahui, PT Adaro Indonesia memiliki area pembibitan seluas 2 hektare yang memiliki kapasitas produksi sebesar 170 ribu bibit. 

Dari seluruh bibit yang dihasilkan, sebagian disalurkan untuk kepentingan masyarakat. Di Balangan sendiri, rata-rata Adaro menanam 10 ribu sampai 15 ribu bibit tanaman setiap tahunnya.
 
Di akhir kegiatan, dilakukan penanaman bibit secara simbolis di halaman Islamic Center Balangan oleh Wakil Bupati, Kapolres, Kajari, dan Manajemen PT Adaro Indonesia, serta anggota komunitas motor. 

Rencananya, 1000 bibit tersebut akan ditanam di lingkungan Islamic Centre, ruas jalan, serta bumi perkemahan pramuka.
 
Agus Fanani, ketua CBBC komunitas pengguna motor jenis CB di Balangan yang ikut dalam kegiatan ini mengatakan, ia dan komunitasnya mendukung penuh kegiatan pelestarian lingkungan semacam ini.

Menurut Agus, yang perlu diperhatikan adalah perawatan dari bibit-bibit yang sudah ditanam. “Jangan sampai setelah ditanam tidak dirawat, akhirnya mati,” pungkas Agus.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Balangan H Syaifullah, Kapolres Balangan AKBP Sudrajad Hariwibowo, Kajari Paringin Sofyan Selle, Manajemen PT Adaro Indonesia, anggota Pramuka Kwarcab Balangan, serta anggota komunitas motor di Balangan.

Editor: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga