Oleh Ulul Maskuriah

Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Selatan memberikan waktu kepada para calon anggota legislatif yang tidak puas terhadap surat keputusan penetapan daftar calon tetap hingga 14 November 2013.

Staf data dan teknik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel Husni di Banjarmasin, Senin, mengungkapkan, setelah pengumuman DCT, proses selanjutnya KPU menunggu bila ada koreksi atau protes dari masyarakat maupun para caleg dan partai politik terkait dengan DCT.

"Biasanya setelah DCT dikeluarkan, ada beberapa persoalan yang muncul. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, antara lain gugatan caleg karena namanya tidak masuk dalam DCT, bisa dilakukan sejak saat ini hingga 14 November," katanya.

Hingga kini, kata dia, baru ada satu persoalan yang masuk ke KPU terkait dengan tidak adanya nama Muhammad Iqbal Yudianor dalam DCT anggota legislatif dari Partai Demokrat karena sebelumnya yang bersangkutan mengundurkan diri sebagai caleg dari partai penguasa tersebut.

Pengunduran diri tersebut, kata Husni, disetujui oleh DPD Partai Demokrat sehingga KPU mencoret nama Iqbal dari caleg DCT Partai Demokrat.

Kemudian, lanjut dia, pada tanggal 22 Agustus, Iqbal membawa surat dari DPP Demokrat yang menyatakan bahwa dia mencabut surat pengunduran dirinya dan tetap menjadi caleg Partai Demokrat.

"Akan tetapi, dasar kami adalah surat DPD Partai Demokrat, bukan dari DPP, sehingga selama DPD tidak meminta KPU untuk kembali mencantumkan nama Iqbal, KPU tidak berhak mengembalikan anggota DPRD Provinsi Kalsel tersebut sebagai DCT anggota Partai Demokrat," katanya.

Menurut Husni, kalau Iqbal ingin tetap tetap masuk menjadi DCT anggota legislatif dari Partai Demokrat, bisa mengajukan gugatan terkait dengan keputusan KPU tentang pengumuman DCT ke PTUN. Bila gugatan tersebut disetujui dan Iqbal diusulkan oleh DPD Partai Demokrat, ada kemungkinan Iqbal bisa kembali menjadi caleg.

Persoalan tersebut, tambah Husni, berbeda dengan Rosehan N.B. yang keluar dari caleg nomor 3 Partai Gerindra dan masuk menjadi caleg nomor 2 PDI Perjuangan.

Pengunduran diri Rosehan, tambah dia, direstui oleh Partai Gerindra dan masuk menjadi caleg nomor 2 PDI Perjuangan karena kader partai berlambang banteng tersebut meninggal dunia.

"Kalau dalam persoalan ini Partai Gerindra rugi karena tidak bisa mengganti caleg yang mengundurkan diri sehingga mau tidak mau caleg yang berada di bawahnya naik," katanya.

Selain menunggu reaksi masyarakat terkait dengan DCT, kini KPU sedang dalam proses perbaikan hasil daftar pemilih.

"Kami sedang memperbaiki daftar pemilih, antara lain ada masyarakat yang belum tercantum sebagai daftar pemilih dan sebagainya," katanya.

Editor: Imam Hanafi
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar